Penjualan Daihatsu mencatat pertumbuhan positif pada Mei 2026. Pabrikan asal Jepang tersebut membukukan penjualan ritel sebanyak 12.531 unit, meningkat 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kinerja tersebut menunjukkan permintaan terhadap kendaraan Daihatsu masih cukup terjaga di tengah persaingan pasar otomotif nasional. Penjualan ditopang oleh sejumlah model utama, baik di segmen kendaraan penumpang maupun kendaraan niaga.
Berdasarkan data penjualan kumulatif hingga Mei 2026, Gran Max masih menjadi kontributor terbesar bagi Daihatsu. Kendaraan niaga yang banyak digunakan pelaku usaha tersebut mencatat penjualan gabungan sebanyak 30.454 unit.
Dari jumlah tersebut, Gran Max Pick Up menyumbang 20.294 unit atau sekitar 34 persen dari total penjualan Daihatsu. Sementara Gran Max Mini Bus terjual 10.160 unit dengan kontribusi sekitar 17 persen.
Di segmen mobil penumpang, kelompok Low Cost Green Car (LCGC) yang terdiri dari Sigra dan Ayla juga masih menjadi tulang punggung penjualan. Kedua model tersebut mencatat penjualan 17.893 unit atau berkontribusi sekitar 30 persen terhadap total penjualan Daihatsu.
Baca Juga: Ekspor Mobil RI Masih Tumbuh, Daihatsu Catat Kenaikan 33,4 persen
Sementara itu, Terios membukukan penjualan 6.063 unit dengan kontribusi sekitar 10 persen. Adapun model lain seperti Xenia, Rocky, Sirion, dan Luxio secara total menyumbang lebih dari 5.000 unit atau sekitar 9 persen dari keseluruhan penjualan.
Menariknya, hampir seluruh kendaraan Daihatsu yang dipasarkan di Indonesia merupakan hasil produksi dalam negeri. Kontribusinya mencapai sekitar 99 persen dari total penjualan, mencerminkan besarnya peran fasilitas produksi lokal dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik.
Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, mengatakan capaian tersebut turut didukung oleh jangkauan pasar Daihatsu yang tidak hanya berada di wilayah perkotaan, tetapi juga daerah pedesaan dan kawasan terpencil.
Menurut Agung, kontribusi penjualan dari wilayah rural dan remote area mencapai lebih dari 40 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pasar otomotif nasional.
"Hal ini semakin memotivasi kami untuk terus menghadirkan kendaraan dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia," kata Agung dalam keterangan resmi.
Untuk mendukung layanan kepada konsumen, Daihatsu saat ini didukung jaringan purnajual yang mencakup 250 outlet, 170 bengkel resmi, 320 armada Daihatsu Mobile Service (DMS), serta 3.320 part shop yang tersebar di lebih dari 500 kota dan kabupaten di Indonesia.
Di sisi lain, Daihatsu juga masih menjalankan program penjualan pada periode pertengahan tahun hingga 31 Juli 2026. Program tersebut menawarkan sejumlah kemudahan bagi konsumen, mulai dari paket kredit dan tukar tambah, hingga kesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7976282/original/013000400_1780813251-Screenshot_2026-06-07_130839.jpg)

