Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa TertanganiNasional | sindonews | Minggu, 7 Juni 2026 - 13:05

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut telah menyetujui secara pemanfaatan wilayah Ciangir, Tanggerang sebagai lokasi penampungan kompos. Langkah tersebut merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menangani sekitar 9.000 ton sampah yang dihasilkan Ibu Kota setiap harinya.

"Saya sudah menyetujui secara prinsip untuk Ciangir yang ada di Provinsi Banten digunakan untuk menampung kompos ya, anorganik kompos kita yang ada. Kalau itu bisa dilakukan secara menyeluruh, maka kurang lebih 9.000 ton sampah yang ada di Jakarta insyaallah akan tertangani," kata Pramono di Jakarta Timur, Minggu (7/6/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penanganan sampah Jakarta tidak hanya mengandalkan wilayah Ciangir. Sampah Jakarta akan dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) yang berada di Bantargebang, Kota Bekasi.

Baca Juga:Pendidikan di Antara Keinginan Pasar dan Janji Kesejahteraan

Baca juga: Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek

"Sebagian besar kita gunakan untuk pembangkit listrik tenaga sampah yang ada di Bantargebang, Ujungan, dan juga di Sunter. Sebagian untuk Rorotan, untuk RDF (Refuse Derived Fuel) ada dua di Rorotan dan juga di Bantargebang," ucap Pramono.

Dengan berbagai skema pengolahan sampah seperti kompos, PLTSa dan RDF, Pramono berharap seluruh sampah harian Jakarta bisa dimanfaatkan dengan baik. Hal ini juga bisa mengurangi beban sampah di Ibu Kota.

"Mudah-mudahan dengan penanganan ini maka neraca sampah di Jakarta yang kurang lebih 9.000 ton akan semuanya terpakai," tuturnya.

Ia berharap persoalan sampah di Ibu Kota dapat terselesaikan secara menyeluruh selama masa kepemimpinannya. Sebab, hal ini akan mewujudkan Jakarta sebagai kota global dan modern.

"Kalau itu bisa dijalankan maka sebagai kota global, sebagai kota modern, Jakarta betul-betul untuk urusan sampahnya mudah-mudahan di era kepemimpinan saya bisa tertangani secara keseluruhan," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PNM Memasuki Fase Baru Transformasi Organisasi untuk Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Menhut Serahkan SK Hutan Adat Seluas 1.175 Ha: Akhiri Konflik Puluhan Tahun
• 22 jam laludetik.com
thumb
Ponaryo Astaman Kenang Kejayaan Sriwijaya FC: Chemistry Kami Sudah Seperti Otomatisasi
• 6 jam lalubola.com
thumb
Curhat Pilu Kehilangan Mendiang Ibu, Tangis Raisa Pecah di Konser Love & Let Go
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Media Korea Kabarkan Shin Tae-yong ke Persija Jakarta Gantikan Mauricio Souza
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.