2 Orang Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Lebanon masih terseret dalam ke dalam perang Timur Tengah imbas Hizbullah, yang didukung Iran, menyerang Israel. Ada dua orang tewas dalam serangan Israel di Lebanon Selatan.

Dilansir Aljazeera, Minggu (7/6/2026), Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan serangan Israel di kota Saksakiyeh pada Sabtu pagi telah menewaskan sedikitnya dua orang. Saksakiyeh terletak di distrik Sidon.

Kementerian menambahkan bahwa 22 orang terluka dalam serangan itu, termasuk tiga anak dan seorang wanita.

Baca juga: Hizbullah Klaim Lakukan Serangan Demi Bela Rakyat Lebanon

Sebelumnya, militer Lebanon mengumumkan sedikitnya tiga tentaranya tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah kendaraan di wilayah selatan negara tersebut. Serangan mematikan ini terjadi saat kedua negara mengumumkan gencatan senjata bersyarat, yang dimediasi Amerika Serikat (AS).

Dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Sabtu (6/6/2026), militer Lebanon menyebut serangan Israel itu sebagai "serangan biadab".

"Sejumlah personel militer, termasuk seorang perwira, gugur dalam serangan biadab Israel yang menargetkan sebuah kendaraan militer di ruas jalanan Khardali-Nabatieh," demikian pernyataan militer Lebanon via media sosial X.

Militer Israel, dalam pernyataannya, berdalih bahwa kendaraan yang menjadi target serangan itu "bergerak secara mencurigakan" di "zona pertempuran aktif yang telah dievakuasi".

Diklaim oleh militer Tel Aviv bahwa pasukannya "beroperasi melawan organisasi teroris Hizbullah, bukan melawan tentara Lebanon". Militer Israel juga menambahkan bahwa pihaknya "sedang meninjau insiden tersebut".

Serangan mematikan itu terjadi saat gencatan senjata yang seharusnya mengakhiri pertempuran di Lebanon, antara Israel dan kelompok Hizbullah, mulai berlaku sejak 17 April lalu, tetapi tidak dihormati.

Israel dan Hizbullah, yang didukung Iran, sering saling tuding melanggar gencatan senjata, dengan masing-masing pihak membenarkan serangan mereka yang diklaim merespons dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak lain.

Gencatan senjata bersyarat lebih lanjut diumumkan oleh utusan Lebanon dan Israel pekan ini di Washington DC.




(rdp/rdp)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur Papua Selatan: PSN Percepat Pembangunan Daerah
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Warga Oman Marah-marah, Tak Terima Dikalahkan Timnas Indonesia dan Sebut Pemain dari Belanda
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Iran Tuntut Tanggung Jawab FIFA Usai Stafnya tak Dapat Visa AS
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Pabrik Pengolahan Kayu di Semarang Kebakaran | BERITA UTAMA
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.