Presiden Prabowo Subianto menerima ucapan terima kasih dari seorang siswa Sekolah Rakyat saat mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Ucapan tersebut disampaikan melalui tayangan video yang diputar di hadapan Presiden.
Dalam video itu, siswa penerima manfaat program Sekolah Rakyat mengungkapkan rasa syukur karena kini memiliki kesempatan untuk belajar di lingkungan yang mendukung. Ia juga mengaku merasakan perhatian dan kepedulian yang membantunya menjalani kehidupan sehari-hari.
"Terima kasih Pak Presiden. Sekarang saya punya tempat untuk belajar, merasakan adanya orang tua yang memperhatikan kami, dan bisa makan bergizi sehingga tubuh saya menjadi lebih kuat," ujar siswa tersebut dalam tayangan video.
Selain memperoleh akses pendidikan, siswa itu juga menyoroti manfaat program makan bergizi yang diterimanya selama mengikuti kegiatan di Sekolah Rakyat. Menurutnya, asupan makanan yang diberikan membantu menjaga kesehatan sekaligus menunjang aktivitas belajar.
Momen tersebut berlangsung saat Prabowo meninjau kesiapan SRMP 17 Tabanan yang menjadi bagian dari program Sekolah Rakyat. Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 11.43 WITA dengan mengenakan pakaian safari berwarna cokelat.
Kedatangannya disambut langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Saat memasuki area sekolah, Prabowo disambut para siswa yang telah berbaris rapi dan menampilkan yel-yel penyambutan.
Baca Juga: 'Harus Sesuai Harapan Prabowo,' BGN Didorong Evaluasi Menyeluruh Pelaksanaan MBG
Baca Juga: 'Secara Logika Ya Boleh Saja,' Purbaya Tak Masalah Prabowo Nombok Biaya Kunker ke Luar Indonesia
Sejumlah siswa juga mempersembahkan tari Kecak khas Bali. Prabowo tampak menyaksikan pertunjukan tersebut sebelum menyalami satu per satu siswa yang terlibat dalam penampilan.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan tersebut antara lain Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, serta Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.
Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Selain mendapatkan pendidikan formal, para peserta juga memperoleh fasilitas pendukung, termasuk pemenuhan kebutuhan gizi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.





