jpnn.com, JAKARTA - Kulturanesia bekerja sama dengan Badan Kebudayaan Nasional (BKN) memutar suara hasil AI Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno sebelum kegiatan nobar film Ghost in the Cell di Metropole XXI, Kompleks Megaria, Jakarta Pusat, Minggu (7/6).
Melalui suara hasil AI, Bung Karno mengajak generasi muda mendukung perfilman Indonesia dan mengapresiasi karya anak bangsa.
BACA JUGA: Megawati Sebut Bung Karno dan Fatmawati Sejatinya Seniman
“Harus kita dukung. Saat ini, seluruh pintu teater telah dibuka. Saudara sekalian, dipersilakan masuk. Mari kita apresiasi karya anak bangsa. Merdeka," seru Bung Karno, Minggu.
Acara nobar turut dihadiri sejumlah tokoh di antaranya, Wagub Jakarta Rano Karno, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, hingga Kepala BKN PDIP Once Mekel.
BACA JUGA: Peringati Bulan Bung Karno, BBHAR PDIP Gelar Lomba Esai Nasional Berhadiah Beasiswa Advokat
Politikus PDIP Kris Dayanti serta pemeran film Aming ikut hadir nobar meski di studio yang berbeda.
Sementara itu, Hasto mengatakan pemutaran suara hasil AI Bung Karno demi mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi dan ilmu pengetahuan seperti cita-cita Sang Proklamator.
BACA JUGA: Soal Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme, Hasto PDIP Singgung Spirit Pembebasan Rakyat
"Maka, kami juga mengakrabkan dengan berbagai pengembangan teknologi itu, tetapi kami bawa ke dalam hal-hal yang sesuai dengan ideologi, yang sesuai dengan apa yang dicita-citakan anak-anak muda," ujar dia setelah nobar film, Minggu.
Menurutnya, PDIP tentu menggunakan teknologi untuk menyampaikan pesan-pesan politik dan membangkitkan idealisme.
"Apa pun masalahnya kalau kita konsisten memperbaiki itu dengan niatan baik, dengan niatan tulus, sebagaimana ditunjukkan oleh para pendiri bangsa kita khususnya Bung Karno, segala sesuatunya akan dimudahkan," katanya. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Refleksi Hari Lahir Pancasila, Hasto PDIP Ungkit Visi Geopolitik Bung Karno
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan




