JAKARTA, DISWAY.ID -- Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, usai diamankan polisi, pengemudi Fortuner yang diamuk massa di Tanah Abang, ngamuk-ngamuk nggak jelas.
Dhimas menjelaskan, usai terjadi pengerusakan massa terhadap Fortuner dengan pelat nopol B 888 HV, sang pengemudi berinisial VM langsung diamankan.
Ia menyebut, ketika diamankan polisi, pengemudi Fortuner itu malah tidak bersikap kooperatif, ngelantur dan marah-marah tidak jelas.
BACA JUGA:Geger Mobil Fortuner Ringsek Usai Diamuk Massa di Tanah Abang, Pengemudi Diduga Arogan?
"Saat diamankan, pengendara Fortuner tidak kooperatif , berbicara ngelantur, marah - marah tidak jelas," beber Dhimas kepada awak media pada Minggu, 7 Juni 2026.
Adapun mobil Fortuner berwarna hitam metalik tersebut juga telah diamankan di Polsek Metro Tanah Abang.
Setibanya di kantor polisi itulah, Dhimas kembali mengulang, saat ditanya-tanya VM justru merespons dengan jawaban ngalor-ngidul.
Bahkan di sana pengemudi Fortuner ini marah-marah tidak jelas kepada polisi. Bahkan tidak mau membuat laporan dan visum.
BACA JUGA:Viral Fortuner Diamuk Massa Diduga Tabrak Lari, Polisi Selidiki
"Selanjutnya pengemudi fortuner beserta mobilnya diamankan dan dibawa ke kantor Polsek Metro Tanah Abang, sesampai di Polsek pengendara Fortuner saat ditanya tanya menjawab ngelantur dan masih marah-marah," jelasnya.
Bahkan, kata Dhimas, ketika polisi berinisiatif memberi pengobatan ditolak mentah-mentah.
Tak lama VM menghubungi orangtua untuk menjemputnya dan setelah itu ia pulang tanpa membuat laporan.
Kemudian mobil Fortuner yang dalam keadaan rusak parah itu dibawa pulang setelah VM menghubungi jasa mobil towing.
BACA JUGA:Fortuner Tabrak PCX dan Aerox di PIK, Dua Orang Tewas
"(VM) tidak mau membuat laporan dan juga tidak mau visum maupun diobati lukanya serta tidak mau membuat pernyataan.
- 1
- 2
- »





