ASPEK Indonesia Dukung Rencana Said Iqbal Masuk Kabinet Merah Putih, Dinilai Perkuat Representasi Buruh

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Federasi Serikat Pekerja (FSP) ASPEK Indonesia menyambut positif sinyal masuknya Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, ke dalam Kabinet Merah Putih karena dinilai dapat memperkuat representasi kaum pekerja dalam proses pengambilan kebijakan nasional.

Presiden FSP ASPEK Indonesia, Abdul Gofur, mengatakan langkah tersebut merupakan kemajuan bagi demokrasi industrial dan hubungan industrial di Indonesia.

Menurut Gofur, gerakan buruh selama ini menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional sehingga keterlibatan tokoh yang memahami persoalan ketenagakerjaan secara langsung dinilai dapat memberikan kontribusi positif bagi pemerintah.

ASPEK Indonesia menilai kehadiran tokoh buruh di kabinet dapat memperkuat upaya pemerintah dalam melindungi pekerja, meningkatkan kesejahteraan buruh, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta memperkuat jaminan sosial ketenagakerjaan.

Jika Said Iqbal bergabung dalam kabinet, momentum tersebut juga diyakini dapat memperkuat dialog sosial antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja.

Menurut Gofur, dialog tersebut perlu dibangun dalam semangat kemitraan yang konstruktif untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis.

“Kaum buruh tidak hanya ingin didengar, tetapi juga dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut masa depan pekerja Indonesia. Penunjukan tokoh buruh ke dalam kabinet akan menjadi simbol penting bahwa negara hadir dan berpihak pada peningkatan kesejahteraan pekerja,” ujar Gofur.

ASPEK Indonesia meyakini pembangunan ekonomi yang berkeadilan hanya dapat terwujud apabila pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan pekerja dan perlindungan hak-hak normatif buruh.

Sinyal masuknya Said Iqbal ke Kabinet Merah Putih sebelumnya disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada Kamis (4/6/2026).

Prasetyo mengatakan pembahasan mengenai penugasan Said Iqbal di pemerintahan masih berlangsung.

“Sedang kita diskusikan,” ujar Prasetyo.

Menurut Prasetyo, posisi yang kemungkinan akan diemban Said Iqbal berkaitan dengan bidang yang selama ini menjadi fokus perjuangannya.

“Ya, kemungkinan ya, kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini. Buruh, tenaga kerja,” ungkap Prasetyo.

Meski demikian, pemerintah hingga kini belum mengumumkan secara rinci jabatan yang akan diberikan kepada Said Iqbal.

Prasetyo menegaskan proses pembahasan masih berjalan dan keputusan resmi akan diumumkan setelah seluruh pembicaraan selesai.

“Tunggu, masih didiskusikan ya,” kata Prasetyo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolri Dukung Revisi UU Ciptaker demi Hak Buruh
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG Sebut 3 Provinsi Perlu Waspadai Hujan Lebat Minggu 7 Juni 2026
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Pemerintah Deportasi Burononan Amerika yang Sembunyi di Bunker Sawangan
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
WN Rusia Dibekuk BNN Usai Selundupkan 7,8 Kg Narkoba Jenis Hashish
• 13 jam lalukompas.com
thumb
5 Ciri Utama Masyarakat Kelas Bawah, Anda Termasuk?
• 33 menit lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.