KAI Operasikan 391 Kereta Stainless Steel New Generation Produksi INKA

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menerima sekaligus mengoperasikan 39 rangkaian kereta (trainset) atau 391 unit gerbong Stainless Steel New Generation yang diproduksi PT INKA (Persero).

Sejak tahun 2023, KAI menjalankan program pengadaan 612 unit kereta hasil produksi PT INKA. Program tersebut merupakan bagian dari modernisasi sarana penumpang yang direncanakan berlangsung hingga tahun 2027 dengan nilai kontrak mencapai Rp 5,505 triliun.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan sebanyak program pengadaan 612 kereta tersebut terdiri atas 297 kereta kelas eksekutif, 199 kereta ekonomi, 57 kereta makan, 57 kereta pembangkit, serta 2 kereta bagasi.

“Program pengadaan 612 kereta New Generation merupakan investasi jangka panjang KAI untuk memperbarui sarana penumpang secara bertahap,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Minggu (7/6).

Rangkaian kereta baru tersebut memiliki berbagai fasilitas, mulai dari kursi ergonomis, reclining seat hingga 135 derajat, revolving seat yang dapat disesuaikan dengan arah perjalanan, legroom yang lebih luas, foot rest, meja lipat, USB port dan stop kontak di setiap kursi, hingga pintu geser otomatis.

Pada sejumlah layanan, pelanggan juga dapat menikmati fasilitas tambahan seperti Passenger Information Display System (PIDS), kabin yang lebih senyap, toilet dengan foot washer, musala, baby care desk atau meja ganti popok bayi, serta selimut untuk perjalanan malam dengan waktu tempuh tertentu.

Anne menjelaskan, proses pengadaan dan pengoperasian rangkaian New Generation turut menghasilkan berbagai masukan yang menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan sarana berikutnya.

"Berbagai masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama sehingga penyempurnaan terus dilakukan pada trainset-trainset berikutnya,” kata Anne.

Menurutnya, penyempurnaan dilakukan secara bertahap pada berbagai aspek yang berkaitan dengan kenyamanan pelanggan, mulai dari detail interior, konfigurasi ruang pelanggan, fasilitas pendukung perjalanan, hingga komponen sarana lainnya yang memengaruhi pengalaman selama berada di dalam kereta.

Modernisasi sarana telah menjangkau berbagai segmen layanan, mulai dari kelas eksekutif, kelas campuran eksekutif dan ekonomi, hingga layanan ekonomi. Anne mengatakan, target penyelesaian program pengadaan hingga 2027 akan semakin memperluas jangkauan layanan di berbagai relasi kereta api.

"Seiring bertambahnya jumlah trainset yang diterima dan dioperasikan hingga seluruh program selesai, semakin banyak pelanggan yang dapat menikmati perjalanan dengan standar kenyamanan New Generation,” tutup Anne.

Untuk layanan kelas eksekutif, rangkaian Stainless Steel New Generation telah digunakan pada:Sementara itu, layanan kelas campuran eksekutif dan ekonomi telah hadir pada:Adapun untuk layanan ekonomi Stainless Steel New Generation saat ini telah beroperasi pada:

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ruben Onsu Mengaku Minder Bertemu Anak, Merasa Diperlakukan Seperti Orang Asing
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Cara Mengembalikan Dana dari PT Syaftraco
• 51 menit laluptsyaftraco.co
thumb
3 Santri di Lombok Tengah Diduga Dibakar Kakak Kelas, 1 Orang Meninggal
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono Respons Viral Pulau Sampah Muara Angke
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Wabup Gowa Sambut Kepulangan 385 Jemaah Haji, Harapkan Jadi Teladan dan Penggerak Kebaikan di Masyarakat
• 5 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.