Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap di Pasar Sentral Sarmi, Ini Rekam Jejaknya

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap di Pasar Sentral Sarmi, Ini Rekam JejaknyaNasional | inews | Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47

SARMI, iNews.id – Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama Polres Sarmi menangkap pria berinisial YK yang memasok senjata api ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua Pegunungan.

Pria paruh baya ini ditangkap tanpa perlawanan pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 13.16 WIT dalam penyergapan di Pasar Sentral Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua. 

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, YK diburu setelah petugas mengendus keberadaannya di wilayah Sarmi. 

"Kasus ini merupakan pengembangan intensif dari penyidikan jaringan pemasok senjata dan amunisi yang menyuplai kebutuhan kelompok bersenjata di wilayah Yalimo dan Yahukimo," ungkap Kombes Pol Yusuf Sutejo, Minggu (7/6/2026). 

Hasil penyidikan, rekam jejak YK terbilang licin. Pada awal Maret 2026, YK diketahui pernah menerima satu pucuk senjata api beserta amunisi dari seorang pria berinisial B di kediamannya, kawasan Argapura, Kota Jayapura. Senjata mematikan tersebut kemudian disalurkan ke sejumlah pihak hingga bermuara di tangan kelompok KKB pimpinan Simeon Payage.

Baca Juga:Pramono Kecewa Laga Persija vs Persib Batal di GBK

Usai ditangkap di pasar, YK langsung digelandang ke Mapolres Sarmi untuk menjalani pemeriksaan maraton. Sejumlah barang bukti taktis milik tersangka pun ikut disita petugas guna melacak pola komunikasi jaringan ini. 

Sejak operasi penegakan hukum ini digulirkan pada Maret 2026, Satgas Damai Cartenz bergerak agresif membongkar struktur pendukung KKB. Hingga awal Juni 2026, sedikitnya 12 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dengan peran mulai dari penyandang dana, pembeli, hingga perantara seperti YK. 

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani menegaskan tidak akan memberi ruang bagi siapa saja yang mendukung pergerakan KKB, baik sebagai pendana maupun kurir senjata.

"Kami berkomitmen menindak tegas seluruh pihak yang terlibat. Upaya ini sangat krusial untuk memutus rantai pasokan senjata yang berpotensi digunakan KKB dalam aksi kekerasan yang mengancam nyawa masyarakat," kata Irjen Pol Faizal Ramadhani. 

Senada, Wakabaops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga menambahkan, penyidik masih mendalami jalur distribusi baru yang digunakan para pelaku. 

Baca Juga:Kecelakaan Maut Pikap Tabrak Truk di Tol Cisumdawu Sumedang, 1 Orang Tewas

"Pemeriksaan masih berlangsung intensif. Kami mendalami jalur distribusi dan pola komunikasi mereka untuk mengungkap mata rantai yang lebih luas," katanya.

#papua

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakar Ekspresi Sebut Video Minta Maaf Sarwendah Hanya Drama Teatrikal: Dia Menunjukkan Citra ke Penggemar Lebih Penting
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Eksklusif: Peluang Gabung Australia Masih Ada, sang Ayah Sebut Mathew Baker Yakin di Timnas Indonesia
• 3 jam lalubola.com
thumb
Di Ambang Hengkang dari AC Milan, Rafael Leao Jadi Beringas dan Tampar Pemain Lawan di FIFA Matchday Bareng Portugal
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Konser EXO Hingga Raisa Digelar di GBK Jakarta, Situasi Lalu Lintas Padat! | KOMPAS PETANG
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkot Kediri Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan
• 16 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.