Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) melakukan aksi konservasi lingkungan dengan melepas 50 ekor tukik dan menanam 500 bibit mangrove di Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Hal itu dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup.
"Aksi konservasi ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 yang mengusung tema 'Saatnya Beraksi untuk Iklim', yang sebelumnya telah dilaksanakan di Pulau Tidung," ujar Kepala Sudin LH Kepulauan Seribu Achmad Hariadi di Jakarta, melansir Antara, Minggu (7/6/2026).
Advertisement
Dia memaparkan, pelepasan 50 ekor tukik dilakukan sebagai upaya pelestarian penyu sisik yang saat ini berstatus terancam punah dan dilindungi.
Sedangkan, lanjut Achmad, penanaman 500 bibit mangrove dilakukan sebagai langkah konkret adaptasi terhadap perubahan iklim sekaligus mengurangi dampak bencana pesisir, seperti abrasi.
Menurut dia, meskipun Pulau Sabira merupakan wilayah paling utara dan paling jauh dari daratan Jakarta, kesadaran masyarakatnya terhadap lingkungan sangat tinggi sehingga kelestarian alam di pulau tersebut tetap terjaga dengan baik.
"Perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Mari bersama-sama menjaga laut, pesisir, dan lingkungan tempat tinggal agar tetap bersih, sehat, dan lestari untuk generasi mendatang," tutur Achmad.




