TEGAL, iNews.id - Sebuah benda diduga granat tangan atau granat nanas ditemukan di kebun jagung milik warga Desa Penujah, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Benda tersebut ditemukan petani yang saat membersihkan lahan jagung miliknya.
Temuan tersebut sontak membuat warga sekitar geger. Polisi bersama Tim Gegana Sat Brimob Polda Jateng langsung turun tangan mengamankan dan mengevakuasi granat tersebut untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan masyarakat.
Informasi dirangkum, kejadian ini bermula ketika Kasmuri (58), petani setempat mengecek tanaman jagung sekaligus membersihkan area kebunnya. Saat beraktivitas, Kasmuri melihat sebuah benda mencurigakan yang bentuknya menyerupai granat nanas.
Karena khawatir benda tersebut berbahaya, dia memilih tidak menyentuhnya dan segera melaporkan temuan tersebut kepada perangkat desa.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal bersama warga dan perangkat desa, benda tersebut memang diduga kuat menyerupai granat. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Kedungbanteng untuk penanganan lebih lanjut.
Baca Juga:Kasus Haji Ilegal, 10 WNI Ditangkap di Arab SaudiMendapat informasi tersebut, personel Polsek Kedungbanteng langsung menuju lokasi guna mengamankan area sekitar. Petugas juga memasang pengamanan dan meminta warga menjauh dari lokasi temuan sambil menunggu tim khusus penjinak bahan peledak.
Kapolsek Kedungbanteng IPTU Joko Waluyo bersama anggota kemudian berkoordinasi dengan Tim Gegana Sat Brimob Polda Jateng agar benda mencurigakan tersebut dapat ditangani sesuai prosedur keamanan.
Pada sore hari, Tim Gegana Sat Brimob Polda Jateng yang dipimpin Ipda Sanyoto tiba di lokasi. Tim langsung sterilisasi area sebelum melaksanakan proses evakuasi dan disposal terhadap benda yang diduga granat tersebut.
Seluruh proses penanganan berlangsung dengan pengamanan ketat. Aparat memastikan tidak ada warga yang mendekati lokasi selama proses evakuasi berlangsung guna meminimalkan risiko yang mungkin terjadi.
Berkat kesiapsiagaan aparat kepolisian bekerja sama dengan masyarakat, proses evakuasi dan disposal berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa menimbulkan insiden.
Baca Juga:Viral Hafiz Al-Qur'an asal Turki Nikahi Gadis Palopo, Mahar Rp150 JutaKapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengapresiasi langkah cepat warga yang segera melaporkan temuan benda mencurigakan tersebut kepada pihak berwenang.
“Apabila masyarakat menemukan benda yang diduga bahan peledak, senjata, maupun benda berbahaya lainnya, jangan menyentuh atau memindahkannya. Segera laporkan kepada aparat kepolisian agar dapat ditangani oleh petugas yang memiliki keahlian khusus,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
#jateng




