Dinas ESDM: Enam PLTS komunal sudah beroperasi terangi warga Kepri

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Tanjungpinang (ANTARA) - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) M. Darwin menyebutkan sebanyak enam Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal/terpusat sudah beroperasi menerangi warga di wilayah tersebut.

"PLTS komunal tersebar di Kota Batam tiga unit, lalu Kabupaten Lingga dua unit, dan Kabupaten Karimun satu unit," kata Darwin dihubungi di Kota Tanjungpinang, Minggu.

Dia menyampaikan PLTS komunal tersebut dibangun oleh PT PLN yang menyasar pulau-pulau terluar berpenghuni, namun belum menikmati penerangan listrik PLN.

Dia menyebutkan satu PLTS komunal bisa mengakomodir ratusan rumah tangga, seperti di Pulau Panjang Batam, mampu menjangkau 200-an kepala keluarga (KK).

Masing-masing KK, kata dia, mendapat jatah daya listrik PLTS sekitar 1.000 kWh, sehingga harus menyesuaikan dengan pemakaian rumah tangga.

"Warga perlu berhemat agar PLTS tetap menyala 1×24 jam. Pemakaian lampu, kipas angin hingga televisi harus diatur sedemikian rupa," ujarnya.

Lanjut Darwin menjelaskan PLTS komunal di Kepri menggunakan baterai sebagai komponen penyimpanan utama.

Sistem ini beroperasi secara off-grid yang menyerap energi matahari di siang hari, lalu menyimpannya di bank baterai, dan menyalurkannya untuk kebutuhan listrik masyarakat, terutama pada malam hari saat panel tidak berproduksi.

"Kita juga sudah menyiapkan mesin genset untuk penerangan warga pulau terluar, apabila PLTS tidak bisa menyerap energi matahari saat cuaca mendung/hujan di siang hari," ujarnya.

Darwin melanjutkan penggunaan PLTS bertujuan mendukung target transisi energi global menuju Net Zero Emission dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, lalu menekan emisi karbon secara drastis, serta meminimalkan jejak karbon operasional baik di sektor industri maupun perkotaan.

Menurut dia sistem operasional rutin PLTS lebih hemat dibanding menggunakan bahan bakar minyak (BBM), namun dari sisi investasi awal PLTS memakan biaya yang lebih besar untuk pengadaan panel surya hingga bank baterai.

"PLTS efektif dalam mengurangi beban tagihan listrik dan lebih ramah lingkungan," ucap Darwin.

Ia menambahkan Pemprov Kepri bersama PLN akan terus menggenjot pengoperasian PLTS komunal melalui program "Kepri Terang", khususnya bagi warga pulau terluar, terdepan dan tertinggal (3T) yang belum menikmati listrik.

Penggunaan PLTS di Kepri ini sekaligus mendukung upaya pemerintah pusat dalam mencapai target bauran energi bersih nasional.

Baca juga: PLN: Aliran listrik ke 1,5 juta lebih pelanggan di Riau telah pulih

Baca juga: Kepri dan PLN targetkan enam pulau nikmati listrik 24 jam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang, Berawal dari Klakson di Jalan
• 3 jam laluokezone.com
thumb
4G Mulai Ketinggalan Zaman? Ini 5 Keunggulan Teknologi 5G yang Bikin Takjub-Melek Teknologi
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KAI, Kemenhub tingkatkan daya listrik, persinyalan KRL Rangkasbitung
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Pemprov DKI Buat Lomba Pilah Sampah untuk Hotel-Kafe, Hadiahnya Insentif Pajak
• 11 jam laludetik.com
thumb
FBI Menggerebek Rumah Mewah Senilai Rp 630 miliar, Pebisnis Keturunan Iran Diduga Terlibat Penyelundupan Peralatan Terkait Program Nuklir
• 8 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.