Kekeringan Bondowoso, 10 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan bencana kekeringan melanda Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, bantuan air bersih telah disalurkan pada Jumat, 5 Juni 2026. 

"Bantuan sebanyak 10.000 liter air bersih kepada warga terdampak, didistribusikan kepada tiga dusun di Desa Lumutan, Kecamatan Botolinggo," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB ?Abdul Muhari, dalam keterangan resmi, pada Minggu, 7 Juni 2026.

Baca Juga :

Kemarau, 600 Hektare Sawah di Nagan Raya Kekeringan
Dia menyebut, sebanyak 194 Kepala Keluarga (KK) menjadi penerima manfaat dari bantuan tersebut. Dengan rincian:
  1. Dusun Seccang sebanyak 85 KK
  2. Dusun Blengguan sebanyak 67 KK
  3. Dusun Cemper Timur sebanyak 42 KK
"Kekeringan terjadi akibat minimnya curah hujan yang menyebabkan penurunan debit sumber mata air secara drastis di beberapa kecamatan. Akibatnya, warga mengalami kesulitan akses air bersih sejak pertengahan Mei lalu," jelas dia.

Petugas dari BPBD Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan air bersih sejumlah 10.000 liter kepada warga terdampak kekeringan, di Desa Lumutan, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Jumat (5/6). Sumber foto: BPBD Kabupaten Bondowoso

Merespons kejadian ini, kata Abdul, BPBD Kabupaten Bondowoso telah mendistribusikan total 150.000 liter air bersih sejak 11 Mei 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap ke 15 titik di wilayah Kabupaten Bondowoso, yakni Kecamatan Botolinggo, Klabang, Tegalampel, Taman Krocok, Maesan, Tlogosari, Wringin, dan Prajekan, dengan total 2.257 KK penerima manfaat.

"BPBD Kabupaten Bondowoso terus memantau kebutuhan warga terdampak. Penambahan distribusi air bersih akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan," ujar Abdul.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Duet Adi Culla – LAP Pimpin CIDES ICMI Sulsel 2026-2031
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Profil Marshall Pribadi Founder Aplikasi Tandatangan Digital Privy
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Telkom Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 4 Triliun
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Ekonomi India Tumbuh 7,8 Persen pada Awal 2026, Lampaui Ekspektasi
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Mengapa Mencela Agama Disebut Tanda Kebodohan? Ini Penjelasan Rasulullah
• 4 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.