tvOnenews.com - Gelombang tinggi disertai angin kencang yang melanda Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyebabkan sejumlah perahu nelayan rusak.
Personel dari Satuan Polisi Air dan Laut (Satpolairud) Polres Situbondo turut membantu para nelayan mengevakuasi perahu mereka ke tepi pantai.
"Setelah kami mendapatkan informasi sejumlah perahu nelayan rusak dihantam gelombang tinggi disertai angin kencang, kami ke lokasi melakukan pendataan, bersama TNI AL dan BPBD," kata Kasat Polairud Polres Situbondo AKP Gede Sukarmadiyasa di Situbondo, Minggu.
Dia menceritakan, peristiwa cuaca ekstrem angin kencang dan gelombang tinggi di Perairan Jangkar itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, sehingga pemilik perahu tidak sempat menyelamatkan perahu mereka kemasukan air dan tenggelam.
Dari sembilan perahu, lanjut AKP Gede, tiga perahu di antaranya mengalami kerusakan yang cukup parah dan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi.
"Selain perahu mengalami kerusakan, sejumlah alat tangkap ikan milik nelayan juga tenggelam, seperti mesin perahu dan alat tangkap ikan lainnya," kata dia.
Gede menambahkan, akibat peristiwa cuaca ekstrem itu para nelayan mengalami kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, belum termasuk kerusakan alat tangkap ikan yang ikut tenggelam.
"Kami mengimbau kepada para nelayan untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca sebelum melaut, dan memastikan kondisi perahu dalam keadaan baik," kata dia.(chm)




