Pimpinannya Kena OTT KPK, Aktivitas Kanwil Imigrasi Jabar Berjalan Normal

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Aktivitas di Kantor Wilayah (Kanwil) Imigrasi Jawa Barat pascapenangkapan kepala kakanwil Imigrasi Jawa Barat (Jabar) Jaya Saputra oleh KPK bersama pejabat imigrasi lainnya di Jakarta, tetap berjalan normal. Para pegawai di Kanwil Imigrasi belum mengetahui kasus yang tengah dihadapi pimpinannya akan tetapi bukan terkait pelayanan di Jabar.

Pantauan, situasi di Kantor Kanwil Imigrasi Jabar terpantau normal dan beraktivitas seperti biasa, Kamis (4/6/2026). Gedung kantor tersebut menyatu dengan gedung kantor Kanwil HAM dan Kanwil Hukum.

Baca Juga
  • ‘Raja OTT KPK’: Imigrasi dan Lapas Perlu Pembenahan Menyeluruh
  • Kode Khusus Korupsi Jerat Silmy Karim dkk, Ada Istilah 'Malikat' Buat Uang untuk Pejabat Imigrasi
  • Ini Daftar Barang yang Disita dari Kasus Imigrasi, dari Kendaraan Hingga Aset Kripto
Para pegawai lalu lalang di gedung bersama tersebut. Namun, petugas keamanan meminta media massa hanya meliput di bagian lobi depan dan tidak diperkenankan masuk ke dalam. Petugas tersebut menyampaikan aktivitas di kantor berjalan seperti biasa.

Saat dikonfirmasi, Katim Humas Kakanwil Imigrasi Jawa Barat Danis Panca membenarkan berita tentang operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap kepala Kanwil Imigrasi Jawa Barat. Namun begitu, ia mengaku tidak mengetahui kasus yang dihadapi kepala Kanwil Imigrasi Jawa Barat.

.rec-desc {padding: 7px !important;} "Berita yang ada benar pak kakanwil berada di Jakarta, terkait pemeriksaan atau kasus apa kami belum tahu lebih lanjut karena belum bisa dihubungi," ucap dia saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).

Namun, ia mengatakan pihaknya memastikan kasus yang dihadapi kepala Kanwil Imigrasi Jabar tidak berkaitan dengan pelayanan keimigrasian dan administrasi di Jawa Barat. Saat ini ia menyebut pelayanan tetap berjalan seperti biasa.

"Kami pastikan kasus tidak berkaitan dengan pelayanan adminsitrasi keimigrasian sehingga pelayanan tetap berjalan," kata dia.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ledakan di Proyek Galian Air Bersih di Fatmawati, Dua Pekerja Luka Serius
• 3 jam laludisway.id
thumb
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Keanu Agl Tak Terima Aliran Dana dari Hanania Group: Aku Kerja Samanya Barter
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Awal Mula Terungkapnya Buronan AS Sembunyi di Bunker Depok
• 8 jam laludetik.com
thumb
Said Iqbal Tiba di Istana Jelang Pelantikan, Ungkap Alasan Gabung Kabinet
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.