REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Sebanyak 23.677 pasang mata di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat malam, menyaksikan kemenangan gemilang Timnas Indonesia atas Oman dengan skor 3-0. Di bawah arahan pelatih John Herdman, Garuda baru ini menunjukkan performa terbaik mereka sejak Januari lalu.
Kemenangan ini tidak hanya mengakhiri paceklik kemenangan 38 tahun atas Oman, tetapi juga menegaskan bahwa posisi Indonesia di peringkat FIFA bukan penentu satu-satunya kekuatan di lapangan. Oman, yang berada di posisi ke-79 dunia, harus mengakui keunggulan Indonesia yang menempati peringkat ke-122.
Dominasi Indonesia terlihat meski hanya unggul tipis dalam penguasaan bola, 57 persen berbanding 43 persen. Gol-gol Garuda dicetak oleh Justin Hubner pada menit ke-13, Ole Romeny pada menit ke-27, dan Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56. Pertahanan yang solid juga berperan, dengan Emil Audero berhasil menepis penalti pemain Oman, Harek Alrhubasari, pada menit ke-38.
Meskipun meraih kemenangan telak, Herdman menekankan pentingnya kerendahan hati bagi timnya. "Kami harus tetap rendah hati," ungkap Herdman, mengingatkan bahwa pertandingan melawan Mozambik pada Selasa mendatang juga harus dituntaskan dengan kemenangan.
Kemenangan ini menjadi bekal berharga menuju Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Tim Garuda menunjukkan potensi besar untuk bersaing di level Asia, memberi harapan untuk penampilan lebih baik di turnamen internasional mendatang.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.