VIVA –Artis Jordi Onsu mendadak jadi sorotan pengguna media sosial menyusul tanggapannya dalam sebuah live terkait polemik yang terjadi dengan kakaknya Ruben Onsu dan mantan iparnya Sarwendah.
Jika sebelumnya Jordi Onsu dikenal cukup dekat dengan Sarwendah, namun adik dari Ruben Onsu ini justri memberikan pernyataan mengejutkan. Dalam sebuah potongan video live yang diunggah oleh akun gossip @lambegosiip, Jordi awalnya sempat dimintai seorang fans untuk membantu Sarwendah melakukan klarifikasi terkait masalah yang menimpanya beberapa Waktu belakangan ini.
Namun mengejutkannya, Jordi memilih untuk tidak ikut campur dalam permasalahan tersebut. Dia juga menilai bahwa sudah ada tim kuasa hukum dari pihak Sarwendah yang akan mengurus permasalahan tersebut.
"Bantuin bunda klarifikasi. Emang saya jubir, emang saya jubir? udah ada lawyer noh lagi dibantuin mulu kaya program tolong gimana sih suka pada bercanda," kata Jordi Onsu dikutip Senin 8 Juni 2026.
Adik dari Ruben Onsu ini juga meminta juga menyampaikan bahwa dirinya tengah belajar untuk tidak terlalu mencampuri urusan yang bukan menjadi tanggung jawabnya.
"Justru kalau orang pintar orang itu tau dia itu merespon atau hanya akan merespon sama satu orang atau satu statement yang dirasa pantas untuk direspon. Kalau nggak pantas direspon ngapain repot," kata dia lebih lanjut.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sarwendah dan Ruben Onsu tengah berselisih terkait dengan kesulitan pembawa acara kenamaan itu untuk menemui kedua anak perempuannya hingga personal nafkah anak.
Menurut kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, Ruben mulai mengalami kesulitan untuk bertemu dan berkumpul dengan anak-anaknya setelah perceraian.
"Ini berawal dari Ruben mengawali kesulitan ya untuk bertemu dengan anaknya, untuk berkumpul dengan anaknya layaknya seorang ayah," kata Minola, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi.
Minola menyebut persoalan tersebut menjadi titik awal munculnya ketegangan antara Ruben dan mantan istrinya.
Minola menjelaskan bahwa setelah perceraian sebenarnya sudah ada kesepakatan yang mengatur mengenai waktu kebersamaan Ruben dengan anak-anaknya. Dalam perjanjian tersebut, Ruben disebut memiliki hak untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama anak-anak selama dua hingga tiga hari setiap minggu. Namun hingga kini kesepakatan tersebut belum terlaksana.





