HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Piala Dunia 2026 akan menjadi arena bagi lima pemain yang merupakan anak dari legenda sepak bola dunia. Mereka siap menunjukkan kemampuan. Sekaligus meneruskan warisan ayah mereka yang pernah menjadi bintang di turnamen sepak bola paling bergengsi ini.
Erling Haaland
Erling Haaland menjadi tumpuan utama lini serang Norwegia. Dia adalah putra dari Alf-Inge Haaland, bek sayap kanan yang pernah membela Norwegia di Piala Dunia 1994.
Berbeda dengan sang ayah yang bermain di posisi bertahan, Erling dikenal sebagai bomber mematikan di depan gawang lawan.
Marcus Thuram
Marcus Thuram yang kini memperkuat Inter Milan, resmi dipanggil memperkuat timnas Prancis. Ia adalah anak dari Lilian Thuram, bek legendaris Prancis yang mengoleksi 142 caps dan tampil di tiga edisi Piala Dunia (1998, 2002, dan 2006).
Marcus bukan kali pertama bermain di ajang ini. Dia sudah mencicipi debut di Piala Dunia 2022 lalu.
Luca Zidane
Luca Zidane merupakan putra dari Zinedine Zidane dan akan membela Aljazair di Piala Dunia 2026. Meski lahir di Prancis, Luca memilih kewarganegaraan Aljazair.
Dia berposisi sebagai penjaga gawang. Berbeda dengan ayahnya yang fenomenal sebagai gelandang serang.
Justin Kluivert
Justin Kluivert yang bermain untuk Bournemouth, akan memulai debut Piala Dunianya setelah dipanggil ke timnas Belanda.
Ia adalah anak dari Patrick Kluivert, striker legendaris Belanda yang mencetak 49 gol dalam 79 pertandingan, termasuk di Piala Dunia 1998.
Giuliano Simeone
Giuliano Simeone akan tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2026 bersama Argentina. Ia adalah putra dari Diego Simeone, kapten dan gelandang jangkar yang membela Argentina dalam tiga edisi Piala Dunia (1994, 1998, dan 2002).
Giuliano baru saja mencatatkan debutnya bersama tim nasional Argentina pada laga kualifikasi melawan Peru.
Generasi BaruKelima pemain ini tidak hanya mewarisi darah sepak bola dari ayah mereka, tetapi juga membawa harapan dan tekanan untuk meneruskan prestasi di panggung dunia.
Kehadiran mereka di Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa sepak bola adalah warisan yang hidup dari generasi ke generasi.





