Presiden Tiongkok Xi Jinping Bakal Pertemu Pemimpin Korut Kim Jong Un

medcom.id
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Presiden Tiongkok Xi Jinping dijadwalkan melakukan pertemuan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam rangka kunjungan kenegaraan yang berlangsung di Pyongyang dalam waktu dekat. Kunjungan ini menjadi salah satu agenda diplomatik penting Beijing tahun ini, di tengah meningkatnya dinamika politik di kawasan Asia Timur.
 
  Baca juga:  Trump dan Xi Jinping Bertemu, AS-Tiongkok Satu Suara Soal Selat Hormuz      
Dikutip dari Antara, Senin, 8 Juni 2026, menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, perjalanan tersebut akan berlangsung selama dua hari dan dimulai pada hari Senin. Kunjungan ini juga menandai pertama kalinya Xi mengunjungi Korea Utara dalam tujuh tahun terakhir, setelah undangan resmi dari pihak Pyongyang.
 
Selain itu, lawatan ini menjadi perjalanan luar negeri perdana Xi pada tahun ini. Beijing menyatakan bahwa tujuan utama kunjungan tersebut adalah memperkuat hubungan bilateral, mendorong kerja sama pembangunan, serta berkontribusi pada stabilitas dan perdamaian kawasan.

Xi terakhir kali berada di Korea Utara pada 2019, yang saat itu menjadi kunjungan bersejarah karena merupakan yang pertama oleh pemimpin tertinggi Tiongkok dalam lebih dari satu dekade. Sebelumnya, ia juga pernah berkunjung pada 2008 saat masih menjabat sebagai wakil presiden dan bertemu dengan pemimpin Korea Utara saat itu, Kim Jong Il.
 
Pertemuan terbaru antara Xi dan Kim sendiri terjadi pada September lalu ketika pemimpin Korea Utara tersebut menghadiri parade militer di Beijing dalam rangka peringatan Hari Kemenangan Tiongkok.
 
Kunjungan ini berlangsung di tengah perubahan peta geopolitik regional, termasuk semakin eratnya hubungan Pyongyang dengan Moskow melalui perjanjian kemitraan strategis yang mencakup kerja sama pertahanan.
 
Sementara itu, dalam beberapa pekan terakhir, Kim Jong Un kembali menegaskan sikap kerasnya terkait program nuklir Korea Utara, dengan menyatakan bahwa status negaranya sebagai kekuatan nuklir tidak dapat diubah dan tidak terbuka untuk negosiasi. Pernyataan tersebut memperkuat posisi Pyongyang di tengah tekanan internasional terkait denuklirisasi.
 
Di sisi lain, hubungan ekonomi antara Tiongkok dan Korea Utara menunjukkan pemulihan. Nilai perdagangan kedua negara tercatat meningkat signifikan hingga hampir menyentuh level sebelum pandemi, menjadikan Tiongkok sebagai mitra dagang utama Pyongyang.
 
Konektivitas transportasi juga mulai kembali normal, ditandai dengan dibukanya kembali layanan kereta penumpang dan penerbangan langsung antara kedua negara setelah sempat terhenti selama beberapa tahun akibat pandemi.
 
Kunjungan Xi ini juga bertepatan dengan peringatan 65 tahun perjanjian kerja sama strategis antara Tiongkok dan Korea Utara, sebuah pakta yang selama ini menjadi dasar hubungan bilateral kedua negara.
 
Secara ekonomi, Korea Utara tercatat mengalami pertumbuhan yang lebih baik dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh peningkatan ekspor serta aktivitas di sektor konstruksi dan manufaktur, meski tetap berada dalam kondisi ekonomi yang terbatas secara global.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa Bumi 7,7 M Guncang Sulawesi, BNPB Minta Masyarakat Waspada
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Perjalanan Kasus Penipuan WO Ayu Puspita hingga Divonis 1,5 Tahun Penjara
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Proyek Galian di Fatmawati Meledak, Dua Pekerja Jadi Korban
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Acosta VS Marquez di Motor yang Sama, Bakal Menang Acosta? Belum Tentu!
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Kisah Inspiratif Imam Pesuwaryantoro, Dari Pekerja Lepas hingga Menorehkan Prestasi Internasional
• 12 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.