SITUBONDO, KOMPAS.TV - Pihak keluarga bidan yang tewas dibunuh suaminya di Situbondo, meminta aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh adik korban, Belinda Putri di Situbondo, Jawa Timur (Jatim).
"Harapan saya tolong (pelaku) dihukum seberat-beratnya ya, karena nyawa tidak bisa diganti apapun, bahkan diganti uang pun enggak bisa," ucap Belinda sambil menangis, seperti dikutip dari tayangan Kompas Malam, KompasTV, Minggu (8/6/2026).
Baca Juga: Kronologi Bidan di Situbondo Tewas Diduga Dibunuh Suami, Pelaku Menyerahkan Diri
Ia mengungkapkan, korban merupakan saudara satu-satunya. Sebab itu ia pun kembali memohon agar pelaku dihukum setimpal atas perbuatannya.
"Dia saudara saya satu-satunya. Tolong ya dihukum seberat-beratnya, saya mohon," tuturnya.
"Cuma dia yang saya punya. Kakak saya saudara saya satu-satunya, kesayangan orang tua saya, saya mohon untuk keadilannya," imbuh Belinda.
Diberitakan Kompas.tv sebelumnya, jenazah korban ditemukan di saluran air di wilayah Banyuglugur, Situbondo, Jawa Timur, pada Sabtu (6/6) malam. Korban diduga dibunuh suaminya berinisial ARH.
Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Selimat, sebelum dibunuh korban sempat mengalami cekcok dengan suaminya tersebut.
"Di dalam perjalanan yang akan menuju ke suatu tempat setelah makan malam itu, kemudian cekcok di jalan, kemudian balik kana menuju ke TKP (tempat kejadian perkara), dan terjadilah peristiwa (pembunuhan) tersebut," ungkapnya, dalam dialog Kompas Malam, KompasTV, Minggu.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- bidan tewas dibunuh suami
- situbondo
- pembunuhan
- suami bunuh istri
- harapan keluarga korban




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8080499/original/096937500_1780926428-IMG_3077.jpg)
