Jakarta (ANTARA) - Perencana keuangan Rista Zwestika mengemukakan bahwa indikator kesehatan finansial seseorang bukan hanya kondisi bebas utang.
"Tidak memiliki cicilan memang merupakan salah satu kondisi yang baik, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan bahwa seseorang sehat secara finansial," kata perencana keuangan dari platform edukasi dan layanan konsultasi keuangan Finante.id itu saat dihubungi ANTARA pada Senin.
"Sehat finansial bukan hanya soal bebas utang, tetapi juga soal memiliki ketahanan, kesiapan menghadapi risiko, dan kemampuan mencapai tujuan keuangan secara berkelanjutan," kata Rista.
Menurut dia, kesehatan keuangan dinilai dari berbagai aspek yang mencerminkan kemampuan seseorang dalam mengelola risiko dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang.
Ia menyampaikan bahwa indikator kesehatan finansial mencakup kemampuan memenuhi kebutuhan rutin sehari-hari tanpa mengalami kesulitan keuangan.
Ketersediaan dana untuk keperluan darurat, menurut dia, juga merupakan salah satu ukuran kesehatan keuangan seseorang.
Dana darurat perlu disiapkan sebagai bantalan keuangan untuk menghadapi situasi tidak terduga seperti penurunan pendapatan, pemenuhan kebutuhan mendesak, atau kehilangan pekerjaan.
Baca juga: Pengetahuan keuangan yang perlu dimiliki oleh pasangan muda
Rista menyampaikan pentingnya memiliki tabungan atau investasi untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang, seperti membiayai pendidikan, membeli rumah, dan memenuhi kebutuhan setelah pensiun.
Kemampuan untuk menyisihkan sebagian pendapatan secara konsisten, menurut dia, mencerminkan kesehatan keuangan yang baik.
Rista mengatakan, layanan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan juga bisa menjadi opsi perlindungan terhadap risiko keuangan.
Penggunaan layanan asuransi dapat membantu menjaga stabilitas keuangan ketika menghadapi masalah kesehatan maupun risiko lain yang bisa mempengaruhi kondisi finansial keluarga.
Rista menyampaikan pentingnya kecermatan dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan dalam upaya membangun ketahanan dan kesehatan finansial.
Kondisi finansial yang sehat akan memungkinkan individu maupun keluarga menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Baca juga: Siasat atur pengeluaran semasa nilai tukar rupiah melemah
Baca juga: Cara bedakan kebutuhan dan keinginan untuk kendalikan pengeluaran
"Tidak memiliki cicilan memang merupakan salah satu kondisi yang baik, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan bahwa seseorang sehat secara finansial," kata perencana keuangan dari platform edukasi dan layanan konsultasi keuangan Finante.id itu saat dihubungi ANTARA pada Senin.
"Sehat finansial bukan hanya soal bebas utang, tetapi juga soal memiliki ketahanan, kesiapan menghadapi risiko, dan kemampuan mencapai tujuan keuangan secara berkelanjutan," kata Rista.
Menurut dia, kesehatan keuangan dinilai dari berbagai aspek yang mencerminkan kemampuan seseorang dalam mengelola risiko dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang.
Ia menyampaikan bahwa indikator kesehatan finansial mencakup kemampuan memenuhi kebutuhan rutin sehari-hari tanpa mengalami kesulitan keuangan.
Ketersediaan dana untuk keperluan darurat, menurut dia, juga merupakan salah satu ukuran kesehatan keuangan seseorang.
Dana darurat perlu disiapkan sebagai bantalan keuangan untuk menghadapi situasi tidak terduga seperti penurunan pendapatan, pemenuhan kebutuhan mendesak, atau kehilangan pekerjaan.
Baca juga: Pengetahuan keuangan yang perlu dimiliki oleh pasangan muda
Rista menyampaikan pentingnya memiliki tabungan atau investasi untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang, seperti membiayai pendidikan, membeli rumah, dan memenuhi kebutuhan setelah pensiun.
Kemampuan untuk menyisihkan sebagian pendapatan secara konsisten, menurut dia, mencerminkan kesehatan keuangan yang baik.
Rista mengatakan, layanan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan juga bisa menjadi opsi perlindungan terhadap risiko keuangan.
Penggunaan layanan asuransi dapat membantu menjaga stabilitas keuangan ketika menghadapi masalah kesehatan maupun risiko lain yang bisa mempengaruhi kondisi finansial keluarga.
Rista menyampaikan pentingnya kecermatan dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan dalam upaya membangun ketahanan dan kesehatan finansial.
Kondisi finansial yang sehat akan memungkinkan individu maupun keluarga menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Baca juga: Siasat atur pengeluaran semasa nilai tukar rupiah melemah
Baca juga: Cara bedakan kebutuhan dan keinginan untuk kendalikan pengeluaran





