Gempa M 7,8 Guncang Mindanao, Kemlu Pastikan Belum Ada WNI Terdampak

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Davao terus memantau perkembangan pascagempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 hingga 7,8 yang mengguncang Mindanao Selatan, Filipina, pada Senin, 8 Juni 2026.

Direktur PWNI, Heni Hamidah mengatakan sejauh ini pihaknya belum menerima laporan mengenai warga negara Indonesia (WNI) maupun pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban atau terdampak akibat gempa tersebut.

BACA JUGA:Said Iqbal Masuk Kabinet, Istana: Bantu Presiden Praowo Urus Ketenagakerjaan dan Buruh

"Sejauh ini, belum terdapat informasi adanya WNI/PMI terdampak dalam gempa tersebut. Dihimbau kepada seluruh WNI/PMI memantau terus perkembangan situasi lebih lanjut," kata Heni dalam keterangannya, Senin.

Selain di Filipina, Perwakilan RI di Sabah, Malaysia, juga turut memantau perkembangan pascagempa seiring dengan imbauan yang telah dikeluarkan Pemerintah Sabah terkait potensi dampak bencana tersebut.

Untuk mengantisipasi keadaan darurat dan memudahkan koordinasi, Kemenlu RI bersama perwakilan Indonesia di luar negeri membuka layanan hotline bagi WNI yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kondisi keluarganya.

"Kementerian Luar Negeri RI dan Perwakilan RI membuka hotline pengaduan pada nomor sebagai berikut: Direktorat PWNI, Kemenlu RI: +62 812-9007-0027 KJRI Davao: +63-966-2455-472 KJRI Kota Kinabalu: +60-146-060-067 KRI Tawau: +60-198-228-800," ungkapnya.

BACA JUGA:Gempa Magnitudo 7,7 Filipina Terasa hingga Manado, Anak Sekolah Berhamburan Selamatkan Diri

Sebelumnya, Gempa Bumi yang terjadi di Filipina dengan kekuatan 7,7 skala richter turut dirasakan warga Manado, Sulawesi Utara pada Senin, 8 Juni 2026 pagi. 

Gempa yang berpusat di Mindanao, Filipina itu membuat warga Kota Manado berhamburan keluar rumah serta bangunan untuk menyelamatkan diri.

Dalam salah satu rekaman video warga, sejumlah anak sekolah yang tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar berlari menuju area terbuka. Guncangan gempa yang kuat membuat anak-anak dan guru keluar gedung sekolah untuk mengantisipasi reruntuhan.

Tak hanya itu, kepanikan juga terjadi di kantor pelayanan umum seperti Rumah Sakit, Kantor Pos dan Rumah Sakit.

BACA JUGA:Detik-Detik Gempa Mindanao Filipina M7.8 Berpotensi Tsunami, Banyak Bangunan Runtuh

Warga terlihat meninggalkan gedung dan berkumpul di lapangan apel guna mencari lokasi yang lebih aman.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, situasi berangsur kondusif setelah guncangan berhenti. Sebagian warga kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Preview Korea Selatan vs Ceko: Pertarungan Dua Filosofi di Laga Perdana Grup A
• 15 menit laluberitajatim.com
thumb
Dirjen PAS Ungkap Tak Punya Dana untuk Operasional Bapas: Kondisi Anggaran Rp 0
• 15 menit lalukumparan.com
thumb
Vietnam Kena Karma, Guling-guling FC dan Jejerkan Botol Air Berujung Penalti Timnas Indonesia U-19
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Libur Sekolah 2026, ASDP Gratiskan Tarif Jasa Pelabuhan di Sejumlah Lintasan
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi: Khawatir KKB, Ratusan Warga Manggelum Mengungsi ke Boven Digoel
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.