Efek Mozambik Terhadap Peringkat FIFA Timnas Indonesia

celebesmedia.id
6 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar -  Posisi Timnas Indonesia di peringkat dunia berhasil menembus kelompok 120 besar pascakemenangan telak atas Oman.

Kendati demikian, posisi Skuad Garuda dalam ranking FIFA tersebut masih dinamis dan berpotensi kembali bergeser, tergantung pada hasil akhir bentrokan kontra Mozambik pada Selasa (9/6) besok malam.

Berdasarkan pembaruan data per Minggu (7/6), Timnas Indonesia kini menduduki peringkat ke-119 dunia.

Skuad asuhan John Herdman tersebut sukses merangkak naik tiga anak tangga dari posisi semula di urutan ke-122 sebelum masa jeda internasional (FIFA Matchday) Juni 2026 bergulir.

Lonjakan peringkat ini merupakan dampak positif dari suntikan 6,56 poin yang didapatkan Indonesia setelah membungkam Oman dengan skor telak 3-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (5/6) lalu.

Kemenangan meyakinkan tersebut membuat akumulasi poin Indonesia kini menyentuh angka 1.151,45.

Indonesia sejatinya sempat mengunci urutan ke-118, namun posisi itu melorot satu peringkat setelah Sierra Leone juga memetik kemenangan atas Liberia dalam laga uji coba di periode yang sama.

Peluang untuk terus mendongkrak posisi masih terbuka lebar bagi Indonesia pada laga kedua bulan ini saat menjamu Mozambik di SUGBK pukul 20.00 WIB.

Merujuk pada data di atas kertas, Mozambik yang memiliki julukan The Mambas lebih diunggulkan karena berada di peringkat ke-102 dunia dengan koleksi 1.224,31 poin—unggul 17 tingkat serta selisih 72,86 poin dari Indonesia.

Kesenjangan peringkat ini justru memberikan keuntungan bagi Indonesia dalam kalkulasi bobot poin FIFA.

Garuda dipastikan meraih tambahan poin yang signifikan jika mampu menang atau menahan imbang Mozambik, serta hanya akan kehilangan sedikit poin andai menderita kekalahan.

Melalui simulasi matematis dari laman Herman Baum, kemenangan atas Mozambik bakal menghasilkan tambahan 5,69 poin bagi Indonesia, sehingga total angka yang dikumpulkan menjadi 1.157,13 poin.

Jumlah tersebut cukup untuk menggeser Sierra Leone (1.153,31 poin) di posisi ke-118, sekaligus mendekati torehan Sudan (1.157,22 poin) di urutan ke-117 dengan margin tipis 0,09 poin saja.

Namun, realisasi skenario ini juga bergantung pada kegagalan Sierra Leone mendulang poin penuh saat kembali bersua Liberia pada hari yang sama.

Sebaliknya, ancaman penurunan peringkat tetap membayangi andai performa Indonesia antiklimaks. Jika pertandingan berakhir seri, Indonesia hanya memperoleh tambahan minimalis 0,69 poin (total 1.152,14 poin).

Posisi Indonesia terancam melorot ke urutan ke-120 apabila di saat bersamaan Togo (peringkat 122) menang atas Benin, karena tambahan 6,05 poin akan membuat koleksi Togo melampaui Indonesia menjadi 1.152,7 poin.

Risiko terburuk ada pada skenario kekalahan, di mana peringkat Indonesia dipastikan merosot karena kehilangan 4,31 poin yang mereduksi total angka menjadi 1.147,14.

Hasil minor ini otomatis membuat posisi Indonesia melorot ke urutan ke-121, dan berisiko terjun kembali ke peringkat ke-122 andai Togo mampu mengamankan hasil imbang atau kemenangan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
CEO Nvidia Jensen Huang: Robotik Akan Jadi Industri Besar di Korea Selatan
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Ruben Onsu Semprot Pengacara Sarwendah yang Blunder Sebut Status Mantan Ayah, Sang Presenter: Mohon Diluruskan!
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Kebiasaan Menahan Bersin karena Malu di Tempat Umum: Apakah Aman bagi Tubuh?
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Saat Nabi Adam Hendak Diciptakan, Darimana Malaikat Tahu Manusia akan Berbuat Kerusakan?
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tekanan Terus Berlanjut, Rupiah Diproyeksi Sentuh Rp18.200 Pada Perdagangan Besok
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.