Jakarta, VIVA – Era baru resmi dimulai di Persija Jakarta. Setelah melalui berbagai spekulasi dalam beberapa pekan terakhir, Macan Kemayoran akhirnya resmi mengumumkan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Pelatih asal Korea Selatan itu ditunjuk untuk menggantikan Mauricio Souza yang meninggalkan klub setelah gagal memenuhi target juara pada musim 2025/2026.
Penunjukan Shin Tae-yong dinilai sebagai bagian dari proyek jangka panjang Persija. dengan kontrak selama 3 tahun dengan Persija. Sedangkan selama menangani Timnas Indonesia, STY dikenal memiliki kemampuan membangun fondasi tim yang kuat, mengembangkan pemain muda, serta menciptakan budaya kerja yang disiplin.
Karakter tersebut dianggap sesuai dengan visi Persija yang dalam beberapa musim terakhir terus mencoba membangun tim yang kompetitif dan berkelanjutan.
Kehadiran mantan pelatih Timnas Indonesia itu langsung memunculkan optimisme besar di kalangan Jakmania. Namun bukan hanya soal sosok pelatih anyar, Persija kini juga ramai dikaitkan dengan sejumlah pemain bintang yang berpotensi menjadi bagian dari proyek besar Shin Tae-yong di ibu kota.
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Macan Kemayoran mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen dengan raihan 71 poin dari 34 pertandingan. Mereka tertinggal delapan poin dari Persib Bandung dan Borneo FC yang sama-sama mengoleksi 79 poin.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengungkapkan bahwa proses pencarian pelatih baru sebenarnya sudah dilakukan jauh sebelum kompetisi berakhir. Menurutnya, manajemen membutuhkan sosok yang memiliki pengalaman di level tertinggi dan mampu membawa Persija kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.
"Kami melakukan diskusi yang cukup intens di internal kami untuk mendiskusikan soal head coach," ujar Prapanca dalam konferensi pers.
Dalam kesempatan perdananya sebagai pelatih Persija, Shin Tae-yong memilih untuk tidak mengumbar janji berlebihan.
"Target ingin dapat prestasi yang baik dan berusaha semaksimal mungkin dan ingin memberikan penampilan terbaik bersama Persija hingga mencapai posisi terbaik," kata Shin Tae-yong.
Cuci Gudang Besar-besaranTak lama setelah kompetisi Super League 2025/2026 berakhir, Persija langsung melakukan langkah drastis dengan melepas mayoritas pemain asing mereka. Perombakan besar itu dengan melepas total tujuh pemain sebagai bagian dari persiapan untuk berkompetisi pada musim 2026/2027.





