Palembang (ANTARA) - Sebanyak 1.770 haji Debarkasi Palembang telah kembali ke tanah air hingga 6 Juni 2026, seiring terus berlangsungnya fase pemulangan jamaah asal Sumatera Selatan (Sumsel) Tanah Suci.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumsel M. Arkan Nurwahiddin di Palembang, Senin, mengatakan proses pemulangan jamaah haji melalui Debarkasi Palembang secara umum berjalan lancar. Jamaah haji Debarkasi Palembang yang sudah kembali mendarat dengan selamat di tanah air berjumlah 1.770 orang.
"Kami bersyukur proses fase pemulangan ini secara umum berjalan lancar," katanya.
Baca juga: Empat haji Debarkasi Palembang wafat di Arab Saudi
Ia menjelaskan jumlah jamaah yang tiba bersama kloter 4 mengalami perubahan dibandingkan saat keberangkatan ke Tanah Suci.
Saat diberangkatkan ke Arab Saudi, kloter 4 berjumlah 439 orang. Namun, saat kembali ke Tanah Air, jumlah haji yang tiba mencapai 441 orang.
Perubahan jumlah tersebut disebabkan wafatnya seorang haji kloter 4 atas nama Tarmidi Pitono Basuki (73) di Makkah pada 23 Mei 2026 akibat faktor kesehatan dan usia lanjut.
Di sisi lain, terdapat penambahan tiga jamaah lanjut usia dari kloter lain yang dipulangkan lebih awal menggunakan kursi kosong pesawat berdasarkan rekomendasi medis.
"Di tengah rasa syukur yang kita panjatkan, terdapat satu kabar yang menghadirkan rasa haru di hati kita semua. Salah seorang haji kloter 4, almarhum Bapak Tarmidi Pitono Basuki usia 73 tahun, telah terlebih dahulu memenuhi panggilan Allah di Tanah Suci," ujarnya.
Pihaknya memastikan seluruh hak jamaah yang wafat terpenuhi sesuai ketentuan serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Kita semua tentu berduka, namun pada saat yang sama kita meyakini bahwa wafat di Tanah Suci dalam keadaan menunaikan ibadah merupakan kemuliaan yang menjadi harapan setiap Muslim. Atas nama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Selatan, kami menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum," ujarnya.
Adapun tiga jamaah lanjut usia yang dipulangkan lebih awal melalui skema tanazul tersebut, yakni Ruswani (70) dan Sainol (81) yang berasal dari kloter 11, serta Sukardi Husin (70) dari kloter 13.
Baca juga: Pemberangkatan 7.036 calon haji Sumsel-Babel dibagi dalam 16 kloter
Baca juga: Kemenhaj Sumsel jadwalkan calon haji masuk asrama pada 21 April
Operasional pemulangan jamaah disambut oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Palembang yang terus melakukan pelayanan kedatangan serta pendampingan terhadap jamaah.
Selain itu, PPIH mengimbau jamaah yang baru tiba agar menjaga kondisi kesehatan dengan beristirahat cukup setelah menjalani rangkaian ibadah haji dan menghadapi perbedaan cuaca antara Arab Saudi dan Indonesia.
Arkan mengingatkan agar nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kepulangan dari Tanah Suci bukanlah akhir dari perjalanan ibadah, melainkan awal untuk menghadirkan nilai-nilai haji dalam kehidupan sehari-hari. Kemabruran haji hendaknya tercermin dalam akhlak yang semakin baik," kata dia.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumsel M. Arkan Nurwahiddin di Palembang, Senin, mengatakan proses pemulangan jamaah haji melalui Debarkasi Palembang secara umum berjalan lancar. Jamaah haji Debarkasi Palembang yang sudah kembali mendarat dengan selamat di tanah air berjumlah 1.770 orang.
"Kami bersyukur proses fase pemulangan ini secara umum berjalan lancar," katanya.
Baca juga: Empat haji Debarkasi Palembang wafat di Arab Saudi
Ia menjelaskan jumlah jamaah yang tiba bersama kloter 4 mengalami perubahan dibandingkan saat keberangkatan ke Tanah Suci.
Saat diberangkatkan ke Arab Saudi, kloter 4 berjumlah 439 orang. Namun, saat kembali ke Tanah Air, jumlah haji yang tiba mencapai 441 orang.
Perubahan jumlah tersebut disebabkan wafatnya seorang haji kloter 4 atas nama Tarmidi Pitono Basuki (73) di Makkah pada 23 Mei 2026 akibat faktor kesehatan dan usia lanjut.
Di sisi lain, terdapat penambahan tiga jamaah lanjut usia dari kloter lain yang dipulangkan lebih awal menggunakan kursi kosong pesawat berdasarkan rekomendasi medis.
"Di tengah rasa syukur yang kita panjatkan, terdapat satu kabar yang menghadirkan rasa haru di hati kita semua. Salah seorang haji kloter 4, almarhum Bapak Tarmidi Pitono Basuki usia 73 tahun, telah terlebih dahulu memenuhi panggilan Allah di Tanah Suci," ujarnya.
Pihaknya memastikan seluruh hak jamaah yang wafat terpenuhi sesuai ketentuan serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Kita semua tentu berduka, namun pada saat yang sama kita meyakini bahwa wafat di Tanah Suci dalam keadaan menunaikan ibadah merupakan kemuliaan yang menjadi harapan setiap Muslim. Atas nama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Selatan, kami menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum," ujarnya.
Adapun tiga jamaah lanjut usia yang dipulangkan lebih awal melalui skema tanazul tersebut, yakni Ruswani (70) dan Sainol (81) yang berasal dari kloter 11, serta Sukardi Husin (70) dari kloter 13.
Baca juga: Pemberangkatan 7.036 calon haji Sumsel-Babel dibagi dalam 16 kloter
Baca juga: Kemenhaj Sumsel jadwalkan calon haji masuk asrama pada 21 April
Operasional pemulangan jamaah disambut oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Palembang yang terus melakukan pelayanan kedatangan serta pendampingan terhadap jamaah.
Selain itu, PPIH mengimbau jamaah yang baru tiba agar menjaga kondisi kesehatan dengan beristirahat cukup setelah menjalani rangkaian ibadah haji dan menghadapi perbedaan cuaca antara Arab Saudi dan Indonesia.
Arkan mengingatkan agar nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kepulangan dari Tanah Suci bukanlah akhir dari perjalanan ibadah, melainkan awal untuk menghadirkan nilai-nilai haji dalam kehidupan sehari-hari. Kemabruran haji hendaknya tercermin dalam akhlak yang semakin baik," kata dia.





