Viral Konten Pocong Jadi-Jadian Curi Motor di Bangkalan, Pelaku Ternyata 3 Pelajar SMP

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Viral Konten Pocong Jadi-Jadian Curi Motor di Bangkalan, Pelaku Ternyata 3 Pelajar SMPNasional | inews | Senin, 8 Juni 2026 - 17:52Dengarkan Berita

BANGKALAN, iNews.id – Video amatir yang menunjukkan aksi teror pocong jadi-jadian mencuri sepeda motor di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, viral di media sosial. 

Tidak lama setelah kejadian, polisi bersama jajaran perangkat desa mengamankan tiga bocah yang masih berstatus pelajar SMP sebagai dalang di balik pembuatan video viral tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi cosplay pocong kain kafan putih tersebut sengaja direkam oleh para pelaku di area beranda atau teras rumah salah seorang warga di kawasan Desa Dupok, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan.

Dalam video pertama, tampak sesosok pocong melompat-lompat menakutkan di kegelapan malam. Sementara pada video kedua, alur cerita bergeser ekstrem di mana sang pocong beralih peran layaknya pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang membawa kabur sepeda motor matic dari halaman rumah warga. Rekaman sinematik iseng inilah yang kemudian viral berantai di grup WhatsApp dan memicu kepanikan warga.

Baca Juga:3 ART Selamat dari Kebakaran Rumah yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh

Ketiga bocah di bawah umur tersebut dilaporkan sempat menangis ketakutan saat dijemput petugas dan dibawa ke rumah kepala desa setempat untuk menjalani proses klarifikasi serta interogasi. 

Di hadapan petugas dan tokoh masyarakat, ketiganya mengakui bahwa video horor yang mereka produksi murni hanya rekayasa demi kebutuhan konten media sosial serta hiburan semata.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama menegaskan, narasi teror pocong misterius maupun aksi pencurian motor oleh mahluk gaib di Kecamatan Kokop tersebut dipastikan adalah kabar bohong (hoaks).

"Dua video pocong yang sedang viral di wilayah Kecamatan Kokop tersebut bahwasanya hanya rekayasa dan sekadar konten, jadi hal itu tidak benar. Semua pelaku atau pembuat video sudah kami amankan dan telah membuat video klarifikasi resmi didampingi Polsek, Polres Bangkalan, serta tokoh masyarakat setempat," ujar Ipda Agung Intama, Senin (8/6/2026).

Baca Juga:Satpol PP Dilibatkan Antisipasi Ancaman Darurat Sampah Nasional

Ipda Agung mengatakan, mengingat para pelaku masih berstatus sebagai pelajar dan di bawah umur, pihak kepolisian tidak menerapkan sanksi pidana kurungan. Kendati demikian, ketiga bocah SMP tersebut diwajibkan menjalani pembinaan moral intensif khusus di Mapolsek dengan pengawasan ketat dari orang tua masing-masing.

Langkah pembinaan ini diambil sebagai efek jera agar para pelaku maupun remaja lainnya di Bangkalan tidak lagi mengulangi perbuatan serupa, atau menciptakan konten digital kreatif yang kebablasan hingga memicu gangguan kamtibmas di tengah masyarakat.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siaga Darurat Karhutla Jambi, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Indra-Joaquin runner-up, Merah Putih tutup Indonesia Open nirgelar
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Women’s Garuda Championship Series: Hadapi Kamboja, Timnas Putri Indonesia Bidik Kemenangan
• 2 jam lalubola.com
thumb
Pemerintah prioritaskan layanan KB gratis untuk keluarga Desil 1-2
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Ditjen Imigrasi Perketat Pengawasan Izin Tinggal WNA
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.