tvOnenews.com – Manajemen Persija Jakarta akhirnya secara resmi memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru mereka untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2026/2027, Senin (8/6/2026).
Dalam sesi perkenalan sakral tersebut, mantan pelatih nomor satu Timnas Indonesia itu langsung melayangkan ambisi dan target besarnya demi membangkitkan kejayaan klub ibu kota.
Juru taktik berpaspor Negeri Ginseng berusia 55 tahun tersebut kini sah mengisi pos kosong yang sebelumnya ditinggalkan oleh Mauricio Souza.
- Persija
Kehadiran Shin Tae-yong—atau yang akrab disapa STY—dianggap sebagai solusi paling jitu di tengah perombakan serta evaluasi besar-besaran yang sedang dilakukan manajemen Macan Kemayoran.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
"Saya percaya pada prinsip dan disiplin. Itulah standar pertama yang selalu saya tanamkan. Saya memimpin dengan penuh semangat. Terus menjaga fokus hingga detik terakhir demi kemenangan," tegas Shin Tae-yong dalam video perkenalan resminya yang dikutip tvOnenews.com, Senin (8/6/2026).
Lebih lanjut, STY menyebut bahwa di samping komitmennya yang selalu memprioritaskan potensi bakat-bakat pemain muda, ia juga akan menyeimbangkan ketegasannya dengan pendekatan emosional yang hangat kepada tim.
"Saya adalah orang yang tegas. Namun sepak bola juga dibangun oleh tawa dan suasana kekeluargaan yang membuat tim akan jadi lebih kuat," lanjutnya menambahkan.
"Saya Shin Tae-yong pelatih baru Persija Jakarta. Mari kita melangkah bersama. Dan buat kota ini kembali berjaya bersama-sama," cetus STY membakar semangat para suporter.
Langkah Persija mengamankan tanda tangan STY terjadi di momentum yang sangat menarik menjelang bergulirnya kompetisi musim baru.
Manajemen tim ibu kota terpantau sedang agresif merombak total komposisi skuad demi mengembalikan taring tim di papan atas.
Sebagai langkah awal, gerbong legiun asing secara masif telah resmi didepak dan dipastikan tidak masuk ke dalam skema rancangan masa depan klub.
Nama-nama seperti Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Emaxwell Souza, Allano Lima, Thales Lira, dan Alaaeddine Ajaraie dilaporkan telah resmi angkat kaki meninggalkan mes tim.
Bagi ekosistem sepak bola nasional, STY bukanlah sosok yang asing. Ia memiliki reputasi mentereng karena pernah menakhodai Skuad Garuda dalam periode yang cukup panjang.




