Seratus Pakar Nuklir Berkumpul Secara Rahasia, Kebuntuan Uranium Diperkaya Mungkin Segera Terpecahkan

erabaru.net
5 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com Laporan eksklusif media Amerika Serikat Axios menyebutkan utusan khusus Presiden AS Donald Trump, yaitu Steve Witkoff, bersama menantu Trump, Jared Kushner, diam-diam mengunjungi laboratorium nuklir nasional Amerika di Oak Ridge pada Kamis (4 Juni). Mereka mengadakan konsultasi tertutup dengan tim yang terdiri dari lebih dari seratus ahli teknologi nuklir.

Langkah ini menunjukkan bahwa Gedung Putih sedang aktif mempersiapkan aspek teknis yang diperlukan untuk kemungkinan tercapainya kesepakatan dalam perundingan nuklir dengan Iran dalam waktu dekat.

Menurut pejabat AS yang dikutip Axios, sebuah tim yang terdiri dari sekitar 100 pakar nuklir terkemuka telah dibentuk baru-baru ini.

Pejabat tersebut menegaskan bahwa pertemuan rahasia di Oak Ridge tidak berarti kesepakatan pasti akan tercapai. Namun, hal itu merupakan sinyal kuat bahwa perundingan telah memasuki tahap yang sangat serius, dengan peluang keberhasilan yang cukup tinggi sehingga Amerika Serikat perlu melakukan persiapan sejak sekarang.

Dua Isu Utama Masih Menjadi Perbedaan

Meskipun negosiasi telah memasuki tahap akhir dan kesenjangan antara kedua pihak semakin mengecil, Amerika Serikat dan Iran masih berbeda pandangan mengenai dua isu utama.

1. Tenggat Waktu Pengenceran Uranium yang Diperkaya

Presiden Trump menginginkan agar perjanjian akhir mewajibkan Iran menyelesaikan proses pengenceran uranium yang diperkaya (down-blending) dalam waktu 60 hari.

Namun, pihak Iran bersikeras bahwa tenggat waktu tersebut harus 90 hari.

2. Waktu Pencairan Dana yang Dibekukan

Amerika Serikat berpendapat bahwa miliaran dolar aset Iran yang dibekukan hanya boleh dicairkan setelah kesepakatan final tercapai dan Iran mengambil langkah-langkah konkret untuk memenuhi kewajibannya.

Sebaliknya, Iran menuntut agar sebagian dana tersebut segera dilepaskan sebelum seluruh proses implementasi selesai.

Iran Akui Negosiasi Terhambat oleh Masalah Dana

Seorang penasihat Pemimpin Tertinggi Iran baru-baru ini mengakui dalam wawancara dengan CNN bahwa perundingan saat ini mengalami kebuntuan akibat persoalan pencairan dana.

Ia menyatakan bahwa:”Bola kini berada di tangan Presiden Trump.”

Peran Tim Ahli Nuklir Jika Kesepakatan Tercapai

Apabila perundingan berhasil memasuki tahap kedua, tim ahli yang berkumpul di Oak Ridge National Laboratory (ORNL) akan bertugas menyusun rencana teknis rinci untuk:

Gedung Putih Belum Berkomentar

Hingga saat ini, Gedung Putih menolak memberikan komentar terkait laporan tersebut.

Pejabat Amerika menyatakan bahwa meskipun Washington telah menerima sejumlah sinyal positif dari para perunding Iran, tampaknya masih terdapat perbedaan pandangan di dalam pemerintahan Iran mengenai cara melanjutkan proses negosiasi ini.

Laporan: Ji Yuanren, NTD Television, New York, Amerika Serikat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Open jadi rujukan BWF untuk standar turnamen dunia
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Joint Commission Meeting Indonesia-India ke-8 Fokus Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga Pariwisata
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Gejala Psikopat Muncul Sejak Usia 2 Tahun, Perhatikan Hal Ini
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
13 Pendaki Hipotermia di Gunung Simalopu Maluku Tengah, 3 Orang Dilarikan ke RS
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Pimpinan MPR: Nilai-nilai integritas harus ditanamkan sejak dini 
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.