HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Persija Jakarta secara resmi mengumumkan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru menggantikan Mauricio Souza pada Senin (8/6/2026). Shin Tae-yong blak-blakan mengungkap alasan menerima pinangan sebagai arsitek baru Macan Kemayoran.
Perkenalan STY dilakukan melalui konferensi pers yang disiarkan langsung di YouTube PersijaTV, dan dihadiri langsung oleh Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, bersama Shin Tae-yong dan penerjemahnya, Jeje. Prapanca menegaskan bahwa Persija mencari sosok pelatih dengan pengalaman di level tertinggi yang mampu membangun budaya kompetitif dan keberlanjutan dalam klub.
“Persija butuh figur dengan pengalaman level tertinggi, level kepemimpinan kuat, memahami tuntutan sepak bola modern, dan membangun budaya kompetitif dan keberlanjutan,” jelas Prapanca kepada awak media di Jakarta International Stadium.
“Semoga pilihan kita ini titik balik masa depan Persija,” pungkasnya.
Shin Tae-yong menyampaikan alasan di balik keputusannya menerima tawaran melatih Persija Jakarta, salah satunya adalah pengalamannya yang sudah lama bersama sepak bola Indonesia, khususnya saat melatih Timnas Indonesia selama lima tahun.
“Sebelumnya memang melatih di Timnas Indonesia selama lima tahun, jadi sangat mengenal stadion utama di Jakarta seperti SUGBK dan JIS,” kata Shin Tae-yong melalui penerjemahnya, Jeje.
Lebih lanjut, ia mengakui bahwa Persija merupakan salah satu tim terkuat di Indonesia dan menyandingkannya dengan klub-klub besar lain seperti Persib Bandung, Borneo FC, dan Bali United.
“Jadi saya paling kenal dengan tim Persija Jakarta. Waktu itu saya merasakan juga Persija tim terbaik di Indonesia,” bebernya.
“Memang banyak tim yang bagus di Super League seperti Persib, Persija, Borneo, Bali United,” tambahnya.
Shin Tae-yong tidak ingin pengalamannya di sepak bola Indonesia berhenti begitu saja. Ia mengaku tertantang untuk terus membantu perkembangan sepak bola Indonesia, baik dari segi prestasi maupun sistem.
“Namun, dengan adanya pertemuan dengan pihak Persija jadi saya ingin menantang Super League Indonesia,” terang Shin Tae-yong.
“Mau itu secara prestasi, sistem, dan ingin membantu mengembangkan lebih lagi perkembangan sepak bola Indonesia,” pungkasnya.





