Kemendag Genjot Ekspor untuk Bantu Meningkatkan Nilai Tukar Rupiah

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan, kinerja ekspor Indonesia dari Januari-April 2026 mencatat pertumbuhan 5,48 persen.

Budi Santoso Menteri Perdagangan mengatakan di tengah ketidakpastian perekonomian global, pemerintah akan terus meningkatkan kinerja ekspor. Khususnya untuk membantu perbaikan dari anjloknya nilai tukar rupiah belakangan.

“Januari-April itu tumbuh positif atau meningkat 5,48 persen atau kurang lebih 92,15 miliar US dolar, dan kita surplus 5,64 miliar dolar. Tentu kita terus ingin meningkatkan ekspor kita dan juga ingin membantu mengatasi pelemahan rupiah dengan berbagai cara. Antara lain yang pertama adalah pengetatan kebijakan DHE SDA (Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam) yang mulai berlaku tanggal 1 Juni, dengan perubahan PP kemarin,” ungkap Budi di kantor Kemendag, Senin (8/6/2026).

Selain itu pemerintah juga mendorong peningkatan ekspor melalui perjanjian dagang. Yang mana, pemerintah terus mengintensifkan komunikasi dengan mitra dagang Indonesia, sehingga implementasinya bisa segera dijalankan.

“Kemudian pemerintah terus mendorong ekspor melalui percepatan implementasi Perjanjian Dagang. Saya sering menyampaikan bahwa perjanjian dagang tahun lalu sudah banyak ditandatangani, dan sekarang proses untuk ratifikasi,” ungkapnya.

Kemendag juga mendorong Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKM) bisa naik kelas, sehingga bisa menjadi pemain di pasar global.

“Kita terus mendorong UMKM kita untuk bisa masuk ke pasar global melalui bisnis matching yang terus kita lakukan dengan perwakilan yang ada di luar negeri,” pungkasnya.

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah dibuka melemah hingga menyentuh angka, Rp18.165 per dolar AS, pada Senin (8/6/2026) siang, seperti dipantau dari laman Google Finance pukul 10.57 WIB, setelah pekan lalu ditutup di angka Rp18.095 per dolar AS. (lea/bil/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peringatan Tsunami Berakhir, Warga Gorontalo Utara Kembali ke Rumah
• 7 jam laludetik.com
thumb
Gempa di Filipina, Kemlu: Belum Ada Informasi WNI Jadi Korban
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Buronan Pelecehan Seksual asal AS yang Ditangkap di Depok Dideportasi
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Mahfud MD Komentari Penangkapan Eks Kepala BGN Dadan Dugaan Kasus Korupsi MBG
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Said Iqbal Tetap Pimpin KSPI dan Partai Buruh Meski Resmi Jadi Penasihat Presiden
• 1 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.