Bandung, VIVA – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lapas. Sebanyak 19,14 gram sabu ditemukan disembunyikan oleh seorang pengunjung berinisial F di dalam duburnya dan dibungkus menggunakan alat kontrasepsi.
Upaya penyelundupan tersebut terungkap saat jam kunjungan pada Senin pagi. Petugas mencurigai gerak-gerik seorang pengunjung berinisial F yang datang bersama seorang wanita yang diketahui merupakan ibu dari salah satu warga binaan di Lapas Banceuy.
Kecurigaan petugas semakin kuat setelah pelaku terlihat gelisah saat menjalani pemeriksaan. Meski sempat mengelak, petugas kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan mengarahkan pelaku ke kamar mandi untuk pemeriksaan mendalam.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu bungkusan berisi narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam dubur pelaku. Barang bukti yang diamankan memiliki berat total 19,14 gram dan diduga akan diserahkan kepada seorang warga binaan kasus narkotika yang tengah menjalani masa hukuman di Lapas Kelas IIA Banceuy.
Selain mengamankan pelaku, petugas juga memeriksa wanita yang mendampinginya. Wanita tersebut diketahui merupakan ibu kandung dari warga binaan yang diduga menjadi tujuan pengiriman sabu tersebut.
Menurut Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Banceuy, Andhika Saputra, petugas menduga narkotika tersebut telah dipesan oleh warga binaan yang berada di dalam lapas. Kasus ini kini ditangani oleh BNN Provinsi Jawa Barat untuk mengungkap jaringan dan pelaku lain yang diduga terlibat.
"Petugas menemukan barang bukti narkotika jenis sabu yang dibawa oleh pengunjung dan diduga akan diserahkan kepada salah satu warga binaan. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan BNN Provinsi Jawa Barat untuk proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut."kata Andhika Saputra, Senin (8/6/2026).
Pihak lapas selanjutnya berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat guna melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan warga binaan maupun jaringan lain yang terlibat dalam upaya penyelundupan narkotika tersebut.
Laporan Cepi Kurnia/tvOne Bandung





