Bakal Dilantik Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal: Jabatannya Setingkat Menteri

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan dirinya akan dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia bidang ketenagakerjaan pada Senin, 8 Juni 2026.

Said Iqbal bercerita undangan pelantikan diterimanya pada Minggu malam dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. 

BACA JUGA:Jadwal Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday 2026 Live di TV Mana? Cek Cara Nonton Gratis

Ia menyebut jabatan tersebut memiliki kedudukan setingkat menteri sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden yang mengatur tentang penasihat khusus presiden.

"Pada hari ini ya saya dapat undangan semalam dari Letkol Teddy untuk pelantikan sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia untuk bidang ketenagakerjaan. Kalau menurut Perpres Nomor 137 Tahun 2024 atau 106 Tahun 2025, eh kedudukan setingkat dengan menteri," kata Said Iqbal di Istana, Senin, 8 Juni 2026.

Said Iqbal menegaskan tugas utamanya nantinya yaitu memberikan masukan, analisis, dan rekomendasi kebijakan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait isu-isu ketenagakerjaan.

BACA JUGA:Drakor Notes from the Last Row Siap Tayang di Netflix 26 Juni, Dibintangi Choi Min Sik dan Choi Hyun Wook

"Tentu nanti saya hanya memberikan banyak masukan kepada Presiden bila diminta maupun tidak diminta dan membuat analisis kebijakan," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan jika Said Iqbal akan dilantik jadi penasehat Presiden di bidang ketenagakerjaan.

"Betul," kata Prasetyo di DPR RI, Senin, 8 Juni 2026.

Pras mengatakan Said Iqbal akan diminta untuk membantu Presiden Prabowo Subianto untuk masalah ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.

BACA JUGA:Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun Penjara dalam Kasus Penipuan WO dengan Kerugian Rp18 M

Politikus Partai Gerindra ini menegaskan hal tersebut sebagai bentuk komitmen Prabowo untuk memastikan masalah tenaga kerja dan masalah kesejahteraan buruh itu menjadi prioritas dari pemerintah.

"Sekali lagi ini komitmen Bapak Presiden semenjak satu tahun yang lalu untuk terus bersama-sama kita mencari formula untuk memastikan masalah tenaga kerja dan masalah kesejahteraan buruh itu menjadi prioritas dari pemerintah," ungkapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Colony Menjemput 500 Ribu Penonton Hari Ini, Siap Kejar Mortal Kombat II
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
SPMB Kota Bandung Resmi Dimulai, Jalur Afirmasi dan Prestasi Dibuka Hari Ini
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penjelasan KBRI soal WNI Ditusuk WNI hingga Tewas di Jepang
• 13 jam laludetik.com
thumb
Gempa 7,7 M Guncang Filipina, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami di Sulut-Kaltim
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
AI dan Ulama: Siapa yang Akan Membimbing Umat?
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.