Rumah kosong di kawasan Sawangan Jati, Kota Depok, dibobol maling pada, Sabtu (6/6). Pelaku sempat menodongkan senjata api kepada warga yang memergoki aksi mereka. Aksi komplotan maling itu terekam CCTV.
Saksi bernama Widodo saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Senin (8/6), mengaku awalnya dikabari ada dua orang mencurigakan di depan rumah kosong.
"Saya dikabarin, bilangnya ada dua orang di depan. Saya samperin, saya tanya, nyari apa Mas? Dia bilangnya, nyari namanya orang, nyari Chandra. Itu yang bikin kecoh kan, soalnya namanya Chandra itu kan adiknya (yang punya rumah)," kata Widodo.
Widodo curiga karena pintu rumah sudah dalam kondisi rusak. Saat dicek, ternyata ada pelaku lain di dalam rumah.
"Habis itu cekcok, saya nanya, ini kok kenapa pintunya rusak? Dia bilangnya, cuma lihat aja ke dalam sebentar. Tapi saya enggak tahu kalau di dalam masih ada orang. Pas bunyi pintu, tahunya ada orang," ujarnya.
Widodo sempat menahan salah satu pelaku di pintu. Namun, ia terpaksa melepasnya setelah diancam senjata api dari dalam rumah.
"Saya nahan di pintu. Habis itu udah cekcok gitu, saya ditodong pistol dari dalam. Saya megang yang di depan, yang di belakangnya udah megang pistol. Daripada ntar ditembak, saya mundur," ungkapnya.
Menurut Widodo, pelaku yang ditahannya membawa obeng, sementara pelaku di depan membawa linggis. Ia sempat berteriak "maling" hingga warga lain keluar.
"Teriak. Habis itu baru teriak. Warga-warga sini udah keluar. Habis itu udah kabur, kejar-kejaran," katanya.
4 Pelaku 3 MotorWidodo menyebut total ada empat pelaku dengan tiga motor. Dua pelaku lainnya menunggu di pintu makam.
"Pelakunya berapa orang, Pak? Empat orang. Dua orang di sana, pintu makam. Pakai motor. Tiga motor, bocengan semua," jelasnya.
Saat kabur, salah satu motor pelaku sempat menjatuhkan pelat nomor. Namun, Widodo menduga pelat tersebut palsu.
"Di CCTV itu dia sempat ada pelatnya itu sempat jatuh. Iya, tapi pelat palsu sih kayaknya. Bukan pelat asli. Yang satunya enggak ada pelat," ujarnya.
Pemilik rumah sudah melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Belum ada keterangan dari Polsek Bojongsari terkait peristiwa itu.





