MALANG, KOMPAS.TV - Senin siang posko pengaduan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang diserbu wali murid. Kedatangan wali murid ini untuk mengadukan kendala yang dialami saat melakukan pendaftaran sekolah untuk anaknya.
Beberapa keluhan dialami mereka saat melakukan pendaftaran. Di antaranya adalah kendala titik koordinat antara jarak sekolah dengan rumah yang tidak sesuai. Selain itu, perbedaan alamat rumah juga menjadi kendala sehingga wali murid kesulitan masuk dalam aplikasi.
Salah satu wali murid yang mengadu ke posko pengaduan SPMB mengaku, alamat yang terbaca di aplikasi masih alamat yang lama sedangkan dirinya sudah pindah ke alamat yang baru.
"Masih terdaftar di alamat yang lama sedangkan untuk jalur domisili kan otomatis kita cari yang terdekat." Kata Nur
Sementara, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dikbud Kota Malang mengatakan bahwa permasalahan yang banyak diadukan adalah perbedaan alamat di kartu keluarga dengan Data Pokok Pendidikan atau Dapodik.
Penulis : KompasTV-Malang
Sumber : Kompas TV
- posko SPMB
- SPMB Malang
- berita Malang





