Pantau - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menegaskan sudah saatnya Jakarta bertumpu pada sains dan teknologi dalam pembangunan kota guna meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan daya saing sebagai kota global.
Stella menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peresmian Jakarta Urban Knowledge Hub di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Senin.
“Seperti yang tadi Bapak Pramono sampaikan, ada poin pertama, adalah saatnya kita membangun Jakarta dengan science dan teknologi. Itulah mengapa kami hadir di sini, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk melibatkan, bukan hanya kementeriannya saja, tetapi seluruh pelaku sains dan teknologi,” ungkapnya.
Libatkan Akademisi hingga MasyarakatMenurut Stella, pembangunan Jakarta berbasis sains dan teknologi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak mulai dari dosen, peneliti, mahasiswa, industri, pemerintah daerah, pemerintah pusat hingga masyarakat.
Ia menegaskan seluruh upaya tersebut bertujuan menghadirkan manfaat langsung bagi warga melalui tata kelola kota yang lebih modern dan berbasis ilmu pengetahuan.
“Karena semuanya dikembalikan kepada masyarakat untuk menjadikan Jakarta kota yang sangat bertumpu pada science dan teknologi untuk segala sesuatu, kenyamanan dan keamanan kota Jakarta,” ujarnya.
Stella juga menilai Jakarta memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai pusat pendidikan tinggi dan riset yang mampu menarik talenta dari berbagai negara.
Jakarta Berpeluang Jadi International Talent HubBerdasarkan pemetaan yang dilakukan pemerintah, Jakarta dinilai memiliki potensi menjadi International Talent Hub di tengah dinamika geopolitik global saat ini.
“Kami sudah melakukan beberapa pemetaan, sangat memungkinkan bahwa Jakarta menjadi International Talent Hub,” tutur Stella.
Menurutnya, kondisi global saat ini membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik civitas akademika internasional yang ingin menempuh pendidikan maupun melakukan penelitian di Jakarta.
Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pendidikan tinggi dan riset.
Stella menambahkan berbagai data menunjukkan kota yang memiliki universitas unggulan dan pusat riset berkualitas umumnya memiliki tingkat kesejahteraan ekonomi yang lebih baik.
“Kita ada banyak yang sedang kita kerjakan pada saat ini bersama dengan Bapak Gubernur untuk langkah nyata. Jadi, bukan hanya sebagai slogan, tapi langkah nyata agar ada perubahan paradigma bahwa riset dan pendidikan tinggi itu juga bisa menjadi bagian dari pemerintah daerah bersama dengan pemerintah pusat, bukan hanya di pemerintah pusat,” ungkapnya.




