Solehudin (40), ayah dari bocah (9) yang tewas setelah diserang anjing pemburu di wilayah Sipak, Jasinga, Kabupaten Bogor, berharap polisi mengusut tuntas kasus tersebut. Ia juga berencana menggugat pemilik anjing.
"Harapan saya kasus ini bisa selesai dan ada kejelasan. Jangan sampai mandek," kata Solehudin kepada wartawan, Senin (8/6).
Menurut Solehudin, anaknya tengah libur sekolah dan menghabiskan waktunya dengan memancing bersama temannya di saluran irigasi dekat persawahan di Kampung Tipar, Jasinga, Minggu (7/6) sekitar pukul 09.00 WIB.
Tiga jam kemudian, keluarga menerima kabar bahwa anaknya telah meninggal dunia akibat gigitan anjing. Saat ditemukan, korban mengalami luka yang cukup parah.
"Dari kepala kelupas semua, kulit kepala yang paling parah," ujarnya.
Sebelumnya, polisi masih menyelidiki kasus tewasnya seorang bocah berusia 9 tahun yang diduga diserang anjing pemburu saat memancing di wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Minggu (7/6). Sejauh ini, polisi telah mengamankan 30 ekor anjing pemburu dari lokasi kejadian.





