Tak Cuma Beirut, Iran Kini Larang Israel Bom Lebanon Selatan atau Kembali Dirudal

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran pada Senin (8/6/2026) mengumumkan penghentian semetara operasi militernya terhadap Israel. Namun, Teheran seperti dikutip India Today, mengingatkan, bahwa serangan lanjutan Israel termasuk terhadap Lebanon selatan akan mendapatkan balasan yang lebih kuat dari militer Iran.

Pengumuman ini muncul setelah satu hari pertukarangan serangan antara Iran dan Israel untuk kali pertama sejak gencatan senjata berlaku pada 8 April 2026. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis media Iran, komandan militer Iran, Markas Pusat Khatam al-Anbiya, mendeklarasikan bahwa "Penghentian operasi angkatan bersenjata dengan ini diumumkan".

Baca Juga
  • IRGC Umumkan 'Operasi Nasr', Israel akan Dihujani Drone dan Rudal 7 Hari ke Depan
  • Jet Tempur Israel Serang Iran, Rudal-Rudal Balistik IRGC Kembali Hantam Tel Aviv
  • Balas Amerika, IRGC: Rudal Jelajah Iran Hantam Kapal Kargo Pro-Zionis

Sebelumnya Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Senin, mengumumkan dimulainya kampanye militer bernama 'Operasi Nasr', sebagai respons atas agresi Israel. Menurut pernyatan resmi IRGC dikutip Pakistan Observer, Angkatan Udara IRGC menargetkan sejumlah fasilitas kunci di pangkalan udara Nevatim dan Tel Nof, dua markas udara penting Israel.

Operasi Nasr digelar pada Senin pagi sebagai jawaban atas Israel yang melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran termasuk instalasi radar di beberapa tempat. "Gelombang rudal dan drone akan terus diluncurkan untuk 7 hari ke depan hingga musuh ditangkal dan berhenti melaksanakan kejahatannya," demikian peringatan dari IRGC.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Operasi Nasr khusus didedikasikan bagi para syuhada yang gugur pada perang 12 hari tahun lalu. Operasi dieksekusi lewat frasa kode "Ya Heydar Karrar", menurut keterangan IRGC.

"Dengan keimanan kepada Tuhan yang Mahakuasa, beberapa menit lalu para pejuang pemberani dari Angkatan Udara IRGC melancarkan Operasi Nasr, menargetkan pusat kunci dari pangkalan udara strategis Nevatim dan Tel Nof."

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ICW Dorong KPK Terapkan Pasal Pencucian Uang dalam Kasus Imigrasi
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bukan Sekadar Tren, Fashion Kini Punya Makna Lebih Lho Beauty!
• 18 jam laluherstory.co.id
thumb
Persib Bandung Dikaitkan dengan Enriko Papa, Gelandang Asal Albania Masuk Daftar Belanja! Bobotoh Bakal Suka?
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Perseteruan dengan Sarwendah Semakin Kemana-mana, Ruben Onsu: Ya Allah, Ampunilah Dosaku
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
BNPP raih peningkatan signifikan pada capaian Reformasi Birokrasi 2025
• 20 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.