Direktur Ismaya Live, David Ferdian, memastikan tidak ada produk Whip Pink yang masuk ke dalam lokasi acara Djakarta Warehouse Project (DWP). Menurut David, pihaknya memiliki pengamanan ketat dalam urusan membawa benda asing ke lokasi acara.
Hal itu diungkap David usai merampungkan pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Ia diperiksa sebagai saksi terkait dugaan promosi penjualan Whip Pink atau dinitrogen oksida (N2O) pada acara DWP yang berlangsung tahun 2023 silam.
"Tidak mungkin. Karena kita, aturan kita masuk ke DWP itu ketat banget ya. Apalagi tabung sebesar itu yang tadi saya diperlihatkan gitu, itu tidak mungkin masuk ke DWP,” kata David, Senin (8/6).
Penyelenggara DWP Surati Pihak Whip PinkUntuk tiap gelaran DWP, David memastikan bahwa pihaknya selalu menjalin kerja sama dengan pihak kepolisian dalam urusan menjaga keamanan. Hal itu dilakukan demi mencegah hal yang tak diinginkan terjadi dalam proses penyelenggaraan acara.
"Pasti (ada pengamanan berlapis). Karena kita mempunyai layer yang lumayan ya untuk masuk ke DWP ya, dari pengecekan sekuriti gitu. Dan kita juga didampingi teman-teman dari kepolisian juga," tutur David.
Merasa dirugikan, David pun bergerak cepat dengan menyurati pihak Whip Pink. Audiensi bertujuan untuk menghapus seluruh unggahan produk Whip Pink.
“Jadi saya minta untuk tim juga, dari tim marketing saya, tim legal saya, untuk menegurlah pihak whip pink untuk men-take down semua promonya itu karena memang tidak berkaitan sama sekali," ucap David.
"Kita juga tidak ada persetujuan apa pun dari pihak Whip Pink untuk memasang logo kita. Ini pun logo kita juga bukan logo yang sesuai ya, bukan official. Jadi tidak ada sangkut paut sama sekali," pungkasnya.





