Sekretaris Kecamatan Mauk Tangerang dan ASN Lainnya Main PS di Jam Kerja, Diberi Sanksi Teguran

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang membenarkan adanya aparatur sipil negara (ASN) Kecamatan Mauk yang bermain PlayStation (PS) saat jam kerja.

Dua ASN yang terlibat merupakan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) berinisial MK dan Kepala Subbagian (Kasubag) di Kecamatan Mauk.

"Ada aparatur yang melakukan hal-hal yang tidak pantas dilakukan di saat jam kerja. Memang di video informasi itu sudah jelas mereka melaksanakan kegiatan di luar tugas, bermain PS di jam kerja," ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang Beny Rachmat saat dihubungi, Senin (8/6/2026).

Baca juga: Keanu Diperiksa soal Kasus Hanania, Bantah Terima Uang Endorse

Pemkab Tangerang telah memanggil dan memeriksa dua ASN tersebut.

Bahkan mereka juga sudah dijatuhi hukuman disiplin oleh Camat Mauk, Angga Yuliantono.

"Telah dilakukan pemeriksaan oleh atasan langsungnya, dalam hal ini Camat, dengan melakukan pemanggilan, klarifikasi, pemeriksaan terhadap PNS-nya dan sudah dijatuhi hukuman disiplin," kata Beny.

Sanksi yang diberikan kepada kedua ASN tersebut berupa teguran disiplin sesuai ketentuan yang berlaku.

"Pelanggaran disiplinnya telah ditindaklanjuti dengan memanggil yang bersangkutan dan telah dijatuhi hukuman disiplin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan tentang disiplin PNS. Sudah dijatuhi hukuman disiplin berupa teguran," jelas Beny.

Sementara itu, Camat Mauk Angga Yuliantono menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan akibat beredarnya video tersebut.

Ia mengatakan, pihak kecamatan telah melakukan pemanggilan terhadap dua ASN yang terlibat serta memberikan teguran dan hukuman disiplin sesuai aturan yang berlaku.

Baca juga: Jakmania Minta Shin Tae Yong Belajar Bahasa Indonesia: Lebih Enak Latihnya

"Kami mewakili Pemerintah Kecamatan Mauk yang pertama atas nama pribadi dan juga institusi memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan terhadap video yang berkembang di media sosial," ujar Angga.

Kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pihak Kecamatan Mauk untuk meningkatkan disiplin pegawai selama jam kerja.

"Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran bagi kami, bisa diambil hikmahnya bahwa kinerja dan disiplin itu tetap dikedepankan di jam-jam kerja," kata Angga.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia juga memastikan perangkat PS yang sempat digunakan pegawai tersebut sudah tidak lagi berada di lingkungan Kantor Kecamatan Mauk.

"Saya pastikan PS tersebut sudah tidak ada di kantor. Dan ke depannya saya pastikan juga tidak ada lagi yang bermain PlayStation di kantor," ucap Angga.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jangan Diremehkan, Ini Alasan Ilmiah Kenapa Pola Tidur Berdampak pada Kesehatan Kulit
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Menkes Targetkan USG hingga X-Ray Tersedia di 10.000 Puskesmas RI
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Daftar Pejabat yang Akan Dilantik Prabowo Sore Ini di Istana
• 15 jam laludetik.com
thumb
RANC Raup Pendapatan Rp 2,91 T Sepanjang 2025
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Resmi Jadi Pelatih Persija, Pramono Harap STY Beri Kado Istimewa di HUT Jakarta ke-500
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.