JAKARTA, DISWAY.ID - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang merespons keraguan publik terkait komposisi pimpinan baru BGN yang dinilai tidak memiliki latar belakang sebagai ahli gizi.
Mengatasi hal ini, Nanik mengatakan akan melantik 7 dewan pengarah yang berisi ahli gizi dan dokter anak.
"Di SOTK (struktur organisasi dan tata kerja) sebetulnya dari Badan Gizi Nasional berdiri itu ada Dewan Pengarah. Di Dewan Pengarah inilah akan kami isi dengan para profesor ahli gizi dan juga profesor dokter anak," kata Nanik kepada wartawan, Senin, 8 Juni 2026.
BACA JUGA:Nanik Bantah Isu SPPG Tutup karena Dana MBG Macet: Rp5 Triliun Sudah Dicairkan Hari Ini
Nanik mengatakan Dewan Pengarah itu akan membimbing Pimpinan BGN dalam melaksanakan program MBG.
"Jadi nanti yang akan meng-guidance kami, yang akan membimbing kami nanti adalah Dewan Pengarah yang terdiri dari tujuh orang. Mungkin di antara tujuh orang itu lima kemungkinan mereka adalah dari pakar-pakar gizi," ucap dia.
BACA JUGA:Sah! Nanik S Deyang Resmi Jadi Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Jadi Wakil Kepala BGN
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto baru saja melantik pimpinan Badan Gizi Nasional.
Mereka adalah Nanik S Deyang sebagai kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono sebagai wakil kepala BGN.
Namun, ketiga pimpinan BGN tersebut tak memiliki latar belakang di bidang gizi.
BACA JUGA:Berapa Gaji Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN? Cek Nominal dan Tunjangannya
Nanik memiliki latar belakang panjang di dunia jurnalistik sebelum berkiprah di pemerintahan.
Sedangkan Agustina Arumsari memiliki latar belakang di bidang keuangan. Agustina Arumsari menyelesaikan pendidikan D3 dan D4 di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada 1992 dan 1998.
Sementara itu, Mayjen Trenggono merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) Magelang tahun 1993.
Dalam perjalanan akademiknya, Trenggono menyandang gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.IP.) dan Magister Administrasi Publik (M.A.P.).





