Sebelum Kena OTT KPK, Bupati Muara Enim Edison Hadiri Acara Pencegahan Korupsi

viva.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Bupati Muara Enim Edison sempat menghadiri acara pencegahan korupsi sektor Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lima hari sebelum terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Hal tersebut diketahui berdasarkan unggahan media sosial instagram resmi @humaspimpinan_muaraenim. Acara pencegahan korupsi itu digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama KPK di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Palembang, Kamis, 4 Juni 2026.

Baca Juga :
KPK Bilang Sebenarnya Sedang Usut Dugaan Korupsi MBG, tapi Keduluan Kejagung
Nama Raffi Ahmad Muncul dalam Kasus Korupsi yang Ditangani KPK

Dalam unggahan itu, Edison disebut mendukung langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memperkuat pencegahan korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa.

“Bupati mengimbau seluruh aparatur Pemkab Muara Enim untuk selalu proaktif memahami regulasi, menjaga transparansi, menghindari mark-up, serta menolak keras pekerjaan fiktif demi tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” tulis akun @humaspimpinan_muaraenim, seperti dilihat pada Selasa, 9 Juni 2026.

Tak lama berselang, Edison justru terjaring OTT KPK lima hari setelah menghadiri kegiatan pencegahan korupsi tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Muara Enim, Edison terlibat transaksi suap. Ia dan anak buahnya diduga menerima suap dari pihak swasta.

"Terkait dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dari pihak swasta," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin, 8 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa KPK menangkap 10 orang di Jakarta dan Sumatera Selatan (Sumsel). Salah satu pihak yang dibekuk adalah Edison. 

"Lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim, salah satunya Bupati.
Kemudian lima orang lainnya dari pihak swasta," kata Budi. 

Meski demikian, Budi belum mengungkap konstruksi perkara dan barang bukti yang disita tim satgas dalam OTT kali ini. Budi menyebut tim satgas saat ini masih bekerja di lapangan. 

"Tim masih di lapangan, kami akan update kembali perkembangannya," katanya. 

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Bupati Muara Enim dan para pihak lain dibekuk dalam OTT.

Baca Juga :
OTT Bupati Muara Enim, KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah
Bupati Muara Enim Edison Diduga Terima Suap dari Swasta
Menteri Pigai Tanggapi Informasi di Media Sosial Pernyataan soal Korupsi BGN dan Hukuman Mati Koruptor: Hoaks

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolri: Kompolnas Mitra Strategis dalam Upaya Pembenahan Polri
• 11 jam laludetik.com
thumb
Pinjaman Daring Kucurkan Lebih dari Rp1.388 Triliun ke Sektor Riil
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mahasiswa Cyber University Pelajari Pengembangan Game Berbasis AI dalam Kunjungan Industri
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pengamat: Perpanjangan Masa Pensiun Kapolri Justru Kemunduran Serius Bagi Reformasi Polri
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Ekskul Golf Latih Karakter dan Kedisiplinan Siswa
• 5 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.