Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat membahas rencana kerja sama bersama PT Hikmah Cakra Mulia, anak usaha afiliasi Perum LKBN ANTARA sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui rencana pemasangan videotron di Kota Meulaboh.
"Kami sedang mempersiapkan draf MoU dan PKS yang menuangkan poin-poin kerja sama ke depan yang saling menguntungkan antara daerah dan juga pihak perusahaan," kata Bupati Aceh Barat Tarmizi kepada ANTARA di Jakarta, Senin (8/6).
Tarmizi menjelaskan alasan Pemkab Aceh Barat tertarik menjalin kerja sama ini karena Antara merupakan perusahaan kantor berita negara dengan jaringan pemberitaan berskala nasional dan internasional.
Selain itu, pengelolaan videotron ke depan akan dilakukan secara profesional oleh tim dari pihak perusahaan.
Tarmizi menyampaikan bahwa kerja sama itu ditargetkan dapat terealisasi pada tahun ini, tepatnya dalam beberapa bulan ke depan. Saat ini, kedua belah pihak sedang mematangkan draf MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Ia menjelaskan, kehadiran videotron tersebut tidak hanya berfungsi sebagai media informasi pemerintahan semata, melainkan memiliki fungsi strategis lainnya yang sangat menguntungkan daerah.
"Poin yang paling penting adalah meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Selain itu, ini juga bisa menjadi media promosi daerah, sosialisasi program-program daerah, serta penyampaian instruksi pimpinan daerah kepada seluruh masyarakat," katanya menambahkan.
Ia mencontohkan, videotron tersebut nantinya dapat menampilkan konten-konten edukatif yang dikemas menarik dalam bentuk video, seperti sosialisasi bahaya narkoba dan dampak negatifnya bagi anak-anak.
Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama jajaran melakukan salam komando bersama Prasetyo Utomo selaku Direktur Utama PT Hikmah Cakra Mulia, anak usaha afiliasi Perum LKBN ANTARA beserta jajaran di Jakarta, Senin (8/6/2026). (ANTARA/HO-Humas PT Hikmah Cakra Mulia)
Aceh Barat Jadi Pionir di Provinsi Aceh
Sementara itu, Direktur Utama PT Hikmah Cakra Mulia Prasetyo Utomo menyatakan rasa hormatnya atas kunjungan kerja yang dilakukan oleh Bupati Aceh Barat beserta jajaran.
Ia menegaskan berkomitmen penuh untuk memperkuat kolaborasi itu di masa mendatang.
"Dengan adanya kolaborasi ke depan ini, HCM dan Aceh Barat akan lebih intens melakukan diseminasi informasi tentang apa pun itu, baik dari pemerintah pusat maupun dari Pemkab Aceh Barat sendiri," kata Prasetyo.
Prasetyo mengatakan diseminasi informasi tersebut akan mencakup berbagai sektor penting, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pariwisata, hingga perkembangan ekonomi daerah.
Sebagai perusahaan yang bergerak khusus di bidang media luar ruang (out-of-home media), HCM berkomitmen mendukung penuh penyebaran informasi tersebut.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Pemkab Aceh Barat yang menjadi salah satu daerah pertama di Provinsi Aceh yang menginisiasi program tersebut.
"Aceh Barat merupakan salah satu pionir yang memprakarsai bagaimana pembangunan media luar ruang, terutama videotron ini di Aceh," katanya.
Ke depan, kami berharap kolaborasi ini tidak hanya di satu titik saja di Aceh Barat, tetapi bisa berkembang di beberapa titik lain, sehingga tujuan awal kita untuk
memberikan informasi yang lebih banyak kepada masyarakat akan lebih tercapai," kata Prasetyo.
"Kami sedang mempersiapkan draf MoU dan PKS yang menuangkan poin-poin kerja sama ke depan yang saling menguntungkan antara daerah dan juga pihak perusahaan," kata Bupati Aceh Barat Tarmizi kepada ANTARA di Jakarta, Senin (8/6).
Tarmizi menjelaskan alasan Pemkab Aceh Barat tertarik menjalin kerja sama ini karena Antara merupakan perusahaan kantor berita negara dengan jaringan pemberitaan berskala nasional dan internasional.
Selain itu, pengelolaan videotron ke depan akan dilakukan secara profesional oleh tim dari pihak perusahaan.
Tarmizi menyampaikan bahwa kerja sama itu ditargetkan dapat terealisasi pada tahun ini, tepatnya dalam beberapa bulan ke depan. Saat ini, kedua belah pihak sedang mematangkan draf MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Ia menjelaskan, kehadiran videotron tersebut tidak hanya berfungsi sebagai media informasi pemerintahan semata, melainkan memiliki fungsi strategis lainnya yang sangat menguntungkan daerah.
"Poin yang paling penting adalah meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Selain itu, ini juga bisa menjadi media promosi daerah, sosialisasi program-program daerah, serta penyampaian instruksi pimpinan daerah kepada seluruh masyarakat," katanya menambahkan.
Ia mencontohkan, videotron tersebut nantinya dapat menampilkan konten-konten edukatif yang dikemas menarik dalam bentuk video, seperti sosialisasi bahaya narkoba dan dampak negatifnya bagi anak-anak.
Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama jajaran melakukan salam komando bersama Prasetyo Utomo selaku Direktur Utama PT Hikmah Cakra Mulia, anak usaha afiliasi Perum LKBN ANTARA beserta jajaran di Jakarta, Senin (8/6/2026). (ANTARA/HO-Humas PT Hikmah Cakra Mulia)
Aceh Barat Jadi Pionir di Provinsi Aceh
Sementara itu, Direktur Utama PT Hikmah Cakra Mulia Prasetyo Utomo menyatakan rasa hormatnya atas kunjungan kerja yang dilakukan oleh Bupati Aceh Barat beserta jajaran.
Ia menegaskan berkomitmen penuh untuk memperkuat kolaborasi itu di masa mendatang.
"Dengan adanya kolaborasi ke depan ini, HCM dan Aceh Barat akan lebih intens melakukan diseminasi informasi tentang apa pun itu, baik dari pemerintah pusat maupun dari Pemkab Aceh Barat sendiri," kata Prasetyo.
Prasetyo mengatakan diseminasi informasi tersebut akan mencakup berbagai sektor penting, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pariwisata, hingga perkembangan ekonomi daerah.
Sebagai perusahaan yang bergerak khusus di bidang media luar ruang (out-of-home media), HCM berkomitmen mendukung penuh penyebaran informasi tersebut.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Pemkab Aceh Barat yang menjadi salah satu daerah pertama di Provinsi Aceh yang menginisiasi program tersebut.
"Aceh Barat merupakan salah satu pionir yang memprakarsai bagaimana pembangunan media luar ruang, terutama videotron ini di Aceh," katanya.
Ke depan, kami berharap kolaborasi ini tidak hanya di satu titik saja di Aceh Barat, tetapi bisa berkembang di beberapa titik lain, sehingga tujuan awal kita untuk
memberikan informasi yang lebih banyak kepada masyarakat akan lebih tercapai," kata Prasetyo.




