Purbaya Rancang Defisit APBN 1,8 hingga 2,4 Persen PDB di 2027

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, merancang desain defisit APBN Tahun Anggaran 2027 pada rentang 1,8-2,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

"Postur makro fiskal tahun 2027 didesain secara kolaboratif, terarah, dan terukur dengan defisit 1,8 persen sampai dengan 2,4 persen PDB," kata Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Selasa.

Baca Juga :
Purbaya Anggarkan Rp 1.896 Triliun Garap 60 Proker Prioritas Prabowo di 2027, Cek Rinciannya
Menkeu Purbaya Tak Diganti, Rupiah dan IHSG Tiba-tiba Kompak Meledak!

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Photo :
  • Antara

Rentang defisit itu ditopang oleh pendapatan negara sebesar 11,82 persen hingga 12,40 persen PDB, dan belanja negara sebesar 13,62 persen hingga 14,80 persen PDB.

Untuk mencapai target pendapatan negara, Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah terus mendorong upaya optimalisasi pendapatan negara, baik melalui perluasan basis penerimaan maupun pengolahan sumber daya alam yang lebih baik.

Optimalisasi pendapatan diwujudkan melalui penguatan sistem perpajakan yang adaptif terhadap perubahan struktur ekonomi.

Peningkatan kepatuhan wajib pajak dilakukan dengan memanfaatkan teknologi dan analisis big data guna memperkuat efektivitas pengawasan, memperluas basis perpajakan, dan mengoptimalkan potensi penerimaan negara secara berkesinambungan.

Di sisi lain, pemerintah juga tetap memberikan insentif fiskal secara terarah, selektif, dan terukur kepada sektor-sektor strategis yang memiliki nilai tambah tinggi bagi perekonomian.

Dari sisi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), optimalisasi dilakukan melalui penguatan penerimaan berbasis sumber daya alam, peningkatan tata kelola yang transparan dan akuntabel, dan inovasi layanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Upaya itu didukung oleh pengawasan dan penegakan hukum yang lebih kuat serta optimalisasi penagihan piutang untuk memaksimalkan potensi penerimaan negara.

Sementara dari sisi belanja, pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas belanja negara melalui upaya efisiensi dan refocusing agar alokasi anggaran makin produktif, tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan masyarakat.

Pemerintah juga bakal meningkatkan efektivitas belanja pusat dan daerah melalui penguatan sinergi dan harmonisasi belanja pusat dan daerah. (Ant).

Baca Juga :
Purbaya Bakal Terus Geber Efisiensi dan Refocusing Anggaran di 2027, Begini Metodenya
Purbaya Beberkan Strategi Pertumbuhan Ekonomi yang Dipatok 6,5 Persen di 2027
Chatib Basri Buka Suara Soal Kabar Bakal Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim Terungkap, Ada Uang Rp500 Juta untuk 'Jaga Hubungan Baik'
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Piala Dunia, Pelajaran Mengejutkan dari Sejarah
• 6 jam laludetik.com
thumb
Promo Staycation Mewah Trans Luxury Hotel Surabaya Cuma Sampai 19 Juni
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kepala Bakom Ungkap Misi Presiden Prabowo Jalankan Mandat Pasal 33 UUD 1945
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Eks Kadisdik Muara Enim Belum Tersangka Meski Terima Suap, Ini Kata KPK
• 18 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.