BANDUNG (Realita)- Hasil seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung Jawa Barat Tahun 2026 resmi diumumkan Senin, 8 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.
Secara keseluruhan, Sekolah Maung menyediakan 18.268 kuota. Rinciannya 10.400 kursi jenjang SMA dan 7.868 kursi jenjang SMK. Sementara jumlah pendaftar mencapai 38.476 calon murid, terdiri dari 24.840 pendaftar SMA dan 13.636 pendaftar SMK.
Baca juga: Cuaca Buruk Hambat Pencarian Korban Longsor di Pasirlangu Bandung Barat
Persaingan Jalur Kepemimpinan Cukup Ketat
Berdasarkan rekapitulasi hingga cut-off 7 Juni 2026 pukul 17.00 WIB, persaingan Jalur Kepemimpinan berlangsung ketat. Dari 1.264 pendaftar, 814 calon murid diterima dan 450 tidak diterima.
Rinciannya:
1. *Jalur Ketua OSIS*: 528 pendaftar, 255 orang atau 48,3% diterima, 273 orang atau 51,7% tidak diterima.
2. *Jalur Pramuka Pratama*: 284 pendaftar, 151 orang atau 53,2% diterima, 133 orang atau 46,8% tidak diterima.
3. *Jalur Pramuka Garuda*: 452 pendaftar, 408 orang atau 90,3% diterima, 44 orang atau 9,7% tidak diterima. Tingkat keterimaan tertinggi ada di jalur ini.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto menegaskan Disdik Jabar berkomitmen menjaga seluruh proses SPMB berlangsung objektif, transparan, akuntabel, dan memberikan kesempatan adil bagi seluruh calon murid.
"Disdik Jabar berkomitmen dalam proses SPMB berlangsung secara objektif, transparan dan akuntabel," ujar Purwanto dikutip dalam pernyataan, (9/6).
Baca juga: Pemkab Bandung Barat Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa, Ratusan Siswa Keracunan MBG
PCMB Jadi Dasar Pemetaan Daya Tampung
Disdik Jabar juga telah melaksanakan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) sebagai tahapan awal SPMB 2026. PCMB memetakan sebaran dan potensi kelulusan siswa SMP/MTs sederajat se-Jawa Barat.
Pendaftaran PCMB dilakukan daring melalui laman resmi SPMB Jabar pada 29 Mei 2026, lalu dilanjutkan 2, 3, 4, 5, dan 8 Juni 2026. Menurut Kadisdik, PCMB bukan hanya pendataan, tetapi instrumen strategis untuk perencanaan daya tampung dan pelaksanaan SPMB yang lebih objektif.
Kesempatan Masih Terbuka 12 Jam
Bagi calon murid yang tidak lolos Sekolah Maung, pendaftaran ke SMA/SMK negeri maupun Sekolah Kerja Sama jalur prestasi dan domisili tetap dibuka. Pendaftaran dibuka 8 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, bertepatan dengan pengumuman, dan ditutup pukul 24.00 WIB.
“Calon murid Sekolah Maung yang tidak lolos masih memiliki waktu selama 12 jam untuk melakukan pendaftaran ke jalur reguler,” tutur Purwanto.
Daya Tampung SMA/SMK/MA Jabar Mencukupi
Terkait kuota, Kadisdik menjelaskan total daya tampung SMA, SMK, dan MA di Jabar mencapai 909.183 kursi. Jumlah itu melampaui total lulusan SMP/MTs sederajat yang tercatat 826.996 siswa atau setara 109,93%.
Rinciannya: 195.344 kursi SMA negeri, 143.460 kursi SMA swasta, 124.217 kursi SMK negeri, 320.720 kursi SMK swasta, 21.888 kursi MA negeri, dan 81.936 kursi MA swasta. Daya tampung sekolah negeri mencapai 43,9�ri total kuota.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan seluruh lulusan SMP/MTs sederajat tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah sesuai minat, potensi, dan pilihan masing-masing,” pungkasnya.(Lis)
Editor : Redaksi





