Kemenhaj: Jemaah Asal Merauke Jadi Korban Penggelapan Uang Badal dan Kurban

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membongkar jaringan penipuan badal haji fiktif dan penggelapan uang kurban atau dam jemaah asal Merauke sebesar Rp 306,8 juta.

Jubir Kemenhaj Ichsan Marsha menuturkan bahwa kasus tersebut melibatkan seorang mukimin (WNI yang bermukim di Arab Saudi) bernama Muhtar.

"Muhtar diduga menggelapkan uang badal dan kurban milik jemaah asal Merauke dari Kloter UPG-29) sebanyak Rp 306,8 juta. Laporan tersebut disampaikan langsung oleh jemaah kepada Menteri Haji dan Umrah pada 2 Juni 2026 di Hotel Safwat Alsharooq, Mekkah," kata Ichsan dalam keterangan pers resmi, Rabu (10/6/2026).

Baca juga: Percepat Kepulangan Jemaah Haji, Saudi Terapkan Gerbang Otomatis dan AI

Ichsan menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Divhubinter Polri untuk mengusut kasus dugaan penggelapan yang dilakukan oleh Muhtar tersebut.

"Kami telah berkoordinasi secara intensif dengan Divhubinter Polri, Konjen RI Jeddah, Atase Kepolisian, serta otoritas keamanan Arab Saudi. Saat ini, yang bersangkutan telah berhasil ditangkap dan ditahan," tegas Ichsan.

Baca juga: Teka-teki Paspor Jemaah Haji Berserakan di Serpong Tangsel Terungkap, Mayoritas Hanya Sampul

Selain menimpa jemaah asal Merauke, terdapat pula empat kasus serupa terkait indikasi badal haji fiktif dan kurban yang melibatkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

KBIBH kedapatan menyetorkan dana dam jemaah kepada mukimin demi keuntungan pribadi.

Pada 4 Juni 2026, seorang Bimbad Kloter UPG-29 dan juga ASN Kemenag Kabupaten Timika (MH) bekerjasama dengan mukimin diduga menggelapkan uang badal haji dan kurban jemaah haji asal Papua.

"Setelah dilakukan pembinaan, MH bersedia mengembalikan uang yang diterimanya kepada jemaah sejumlah 25.500 SAR atau sekitar Rp122 juta," tutur Ichsan.

Baca juga: Ditemukan! Jejak Umar bin Khattab dan Ribuan Artefak di Jalur Haji Kuno

Kemudian pada 7 Juni 2026, terdapat KBIHU MB di Kloter BPN-11 yang dipimpin oleh saudara M mengarahkan jemaah membayar kurban Rp 75 juta dan badal haji 25 jemaah dengan harga Rp 2,5 juta per orang.

Totalnya sebanyak Rp 137,5 juta. Namun setelah dilakukan pembinaan, yang bersangkutan bersedia mengembalikan uang yang diterimanya kepada jemaah.

Masih di hari yang sama, Kemenhaj juga menemukan pelanggaran dilakukan Bimbad Kloter BPN-10 terhadap 6 orang jemaah asal Sulteng (AB) yang diduga tidak melaksanakan badal haji dan mendapat keuntungan tidak sah sebesar Rp 15 juta.

Setelah dilakukan pembinaan, AB bersedia mengembalikan uang yang diterimanya kepada jemaah.

Baca juga: Dugaan Penipuan Haji Rp 1,4 M: Badal Fiktif hingga Penyelewangan Dana Dam

Terakhir pada 8 Juni 2026, terdapat KBIHU AF Kabupaten Purwakarta di Kloter KJT-12 yang dipimpin oleh saudara NF.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

NF diduga melakukan penipuan pembayaran badal haji sebanyak 140 orang dengan biaya per orang sebesar Rp 10 juta. Total keuntungan sebesar Rp 1,4 milar.

Ichsan menegaskan bahwa investigasi dugaan pelanggaran haji ini masih berlanjut dan akan dilakukan pengembangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Helikopter AS Jatuh, Iran Tegaskan Siaga Hadapi Pelanggaran Wilayah oleh Asing
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif Indonesia ke Dubes Negara Sahabat
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Pengguna Avanza Cs, Isi BBM Pertamax Full Tank Kudu Kocek Rp700 Ribuan
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Respons Erick Thohir soal Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Potret Akrab Seskab Teddy dengan Luhut, Ada 7 Poin yang Dibahas dengan Presiden Prabowo
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.