JAKARTA, DISWAY.ID - Profil dan jejak karier Chatib Basri mulai banyak dicari tahu masyarakat usai dirinya menghadap Presiden Prabowo Subianto di tengah isu tawaran posisi Menteri Keuangan (Menkeu).
Chatib Basri menghadap Prabowo Subianto bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar ke Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026 sore hari.
Sebelumnya beredar isu Prabowo akan menggantikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjadi Chatib Basri.
BACA JUGA:Menghadap Prabowo di Istana, Chatib Basri Bantah Ditawari Jadi Menteri Keuangan
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menepis isu miring tersebut, ia menyebut pertemuan itu memberi masukan terkait perkembngan ekonomi nasional saat ini,
Chatib Basri hadir dalam kapasitas sebagai anggota Dewan Ekonomi Nasional, sedangkan Luhur sebagai Ketua DEN.
Dalam pertemuan ini, DEN memberikan masukan kepada Presiden Prabowo terkait langkah-langkah yang bisa ditempuh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Profil Chatib BasriChatib Basri merupakan ekonom senior Indonesia yang lahir di Jakarta pada 22 Agustus 1965.
Sebelum terjun kedunia politik, Chatib Basri sempat menempuh pendidikan ekonomi di Universitas Indonesia tahun 1992.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan S2 di Australia National University dan mendapatkan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.) pada tahun 1996.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan Sembilan Duta Besar Negara Sahabat
Lima tahun kemudian, Chatib berhasil meraih gelar doktoral dalam bidang ekonomi di universitas yang sama.
Chatib mulai berkarier sebagai akdemis dan peneliti dengan fokus pada perdangangan internasional, makroekonomi, hingga ekonomi politik.
Keahliannya dalam bidang perekonomian, Chatib pernah menduduki jabatan pending di pemerintahan seperti Penasehat Khusus Menteri Keuangan Republik Indonesia (2006-2010), Sherpa Indonesia untuk G-20 (2008) dan Deputi Menteri Keuangan untuk G-20 (2006-2010).
Jejak Karier Chatib BasriNama Chatib Basri mulai banyak dikenal usai dirinya ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tahun 2012.
- 1
- 2
- »





