Pramono akui tak ingin perdebatkan soal subsidi Transjabodetabek

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku tidak ingin memperdebatkan soal subsidi tarif Transjabodetabek dengan daerah-daerah penyangga, dan hanya ingin berfokus agar layanan transportasi antardaerah itu dapat berjalan dengan baik.

“Saya tidak mau berdebat urusan ada atau tidak yang berkontribusi. Tapi yang jelas, bahwa persoalan transportasi Jakarta dan daerah pendukungnya atau penyangga ini kita tangani secara lebih baik,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Rabu.

Kendati demikian, dia mengaku akan sangat bersyukur apabila ada daerah lain yang ingin membantu terkait subsidi tarif Transjabodetabek.

“Ya, kalau ada yang mau ikut patungan, ya, saya, Alhamdulillah, banget. Tetapi kan memang mereka merasa bahwa ini kan kebutuhan Jakarta. Sebenarnya bukan kebutuhan Jakarta, ini kebutuhan bersama sebagai aglomerasi,” jelas Pramono.

Dia pun mengatakan sempat dihubungi oleh Wali Kota Bekasi terkait hal tersebut, dan menegaskan Pemerintah Jakarta tetap akan memberikan subsidi untuk Transjabodetabek.

Baca juga: Pengamat dukung rencana penyesuaian tarif Transjabodetabek

Akan tetapi, kata dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan penyesuaian agar beban subsidi tersebut tidak lebih besar, salah satunya, yaitu rute Transjabodetabek Blok M-Soekarno Hatta.

Menurut Pramono, tarif Rp3.500 terlalu berat untuk rute tersebut.

“Nggak mungkin tidak disubsidi, pasti tetap akan disubsidi. Tetapi yang jelas, bahwa akan ada beberapa penyesuaian yang diperlukan,” ucap Pramono.

Dia menuturkan beban Transjabodetabek cukup besar karena hampir semua halte yang bukan di wilayah Jakarta harus dirawat oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dia menilai itulah yang menjadi dasar pertimbangan dilakukannya penyesuaian taris Transjabodetabek.

Baca juga: Pemprov DKI siapkan putusan tarif Transjabodetabek, bukan lagi Rp3.500

Baca juga: Tarif Transjabodetabek bakal disesuaikan, Pemprov janji tetap ramah kantong


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cetak Agen Perubahan, Polbangtan Kementan Bekali Mahasiswa Kiat Pengembangan Sapi Perah di Daerah Tropis
• 7 jam laluterkini.id
thumb
Menyamar Jadi Wartawan dan Petugas Bea Cukai, Perampok Gasak Uang Korban | SAPA SIANG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Tiffany & Co Harus Bayar Rp97,49 Miliar ke Bea Cukai Sebelum Akhir Juni
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bebas Biaya, Ini Daftar 137 Sekolah Swasta Gratis di Kota Semarang untuk SPMB 2026
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
TWS Siap Meriahkan FIFA World Cup 2026 dengan Single Dukungan untuk Tim Korea
• 6 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.