Kronologi 2 Santri Jatuh dari Lantai Dua Asrama di Pamekasan, Satu Korban Meninggal Dunia

grid.id
7 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Tragedi mengejutkan terjadi di Pesantren Karang Baru, Desa Bumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada Senin (8/6/2026). Kronologi 2 santri jatuh dari lantai dua asrama di Pamekasan sontak menghebohkan warga sekitar dan keluarga korban.

Santri berinisial MR (14) asal Desa Klompang Barat, Kecamatan Pakong, meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.

Sementara itu, satu santri lainnya berinisial AR (14), warga Desa Tampojung, Kecamatan Waru, terluka di lengan kanan dan pelipis kanan. Korban meninggal langsung dibawa ke rumah duka. Sementara korban luka AR diperbolehkan pulang setelah beberapa jam dirawat.

Kronologi 2 santri jatuh dari lantai dua asrama di Pamekasan ini kini menjadi perhatian publik dan mendorong banyak pihak mempertanyakan aspek keamanan di lingkungan pesantren.

Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama membenarkan kejadian tersebut dan polisi sudah mendatangi pesantren.

"Setelah dikonfirmasi, satu korban meninggal dan satu korban luka-luka," kata Yoni, Selasa (9/6/2026), seperti dikutip dari Kompas.com.

Dia menjelaskan, kedua santri jatuh saat berjalan di atas balkon jendela asrama bagian belakang. Diduga, keduanya kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh.

Dua santri keluar ke balkon setelah menggeser lemari yang menutupi jendela kamar. Setelah berhasil digeser, keduanya keluar melalui teralis jendela menuju balkon belakang kamar asrama.

"Keduanya infonya makan bersama. Setelah itu mereka naik dan menggeser lemari dan terjadilah peristiwa itu," ujarnya.

Polisi Lakukan Olah TKP

Berdasarkan Instagram @infopamekasan_ pada Selasa (9/6/2026), polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian.

 

Tampak sejumlah petugas dari polisi dan TNI berada di TKP hingga Selasa malam.

Usai meminta keterangan sejumlah saksi terkait kronologi 2 santri jatuh dari lantai dua asrama di Pamekasan, polisi lantas memasang garis polisi di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama menegaskan pihak keluarga korban telah menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Pihak keluarga bersedia menandatangani surat pernyataan menerima dan tidak mempermasalahkan kejadian tersebut.

"Surat pernyataan nanti akan diserahkan bersama dengan kepala desa setempat," ucapnya.

Pihaknya mengimbau kepada semua pesantren atau lembaga pendidikan lainnya untuk melakukan pengawasan lebih ketat. Tidak terkecuali dalam memastikan semua fasilitas asrama dan sekolah aman. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Tembaga Melemah, Kekhawatiran Ekonomi Redam Sentimen Tarif AS
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
4 Astronaut Misi Artemis III Siap Uji Docking Orion di Orbit Bumi 2027
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Fakta Miris Pesta Gay di Karawang Didominasi Remaja
• 11 jam laludetik.com
thumb
Alasan Ruben Onsu Bersuara di Medsos, Siapkan Jejak Digital Agar Anak Tahu Perjuangan Ayahnya
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Gaji Pemain Kuota Asia Baru Red Sparks Terungkap! Beda dengan Megawati Hangestri, Zhong Hui Langsung Dapat Bayaran Segini
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.