VIVA – Media Vietnam mengutarakan rasa kagetnya usai Australia gagal membantu mereka di Piala AFF U-19 2026. Kekalahan dari Timnas Indonesia U-19 berujung dengan gugur dari fase grup.
Nasib Vietnam berada di ujung tanduk setelah ditaklukkan Garuda Nusantara dengan skor 1-2. Gol Evandra Florasta pada Minggu (7/6/2026) malam WIB menjadi akhir dari segalanya.
Laga di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang berakhir dengan dramatis. Sebab, Indonesia hanya menang berkat gol penalti di masa injury time.
- PSSI
Namun, Vietnam masih bisa lolos dari fase grup melalui jalur runner-up terbaik. Peluang terbuka lebar setelah Thailand sukses mengalahkan Malaysia dengan skor 3-2.
Walau begitu, mereka memerlukan konfirmasi dari hasil di Grup C. Kamboja masih bisa lolos dengan syarat meraih hasil imbang melawan Australia.
Dalam laga yang dimainkan semalam, Selasa (9/6/2026), Australia sangat diunggulkan. Mereka menang telak dengan skor 10-0 atas Filipina di laga sebelumnya.
Kamboja juga menang atas Filipina, namun hanya 3-0. Kemenangan Australia pun tampak nyata setelah babak pertama berjalan semalam.
Mereka sudah unggul sejak menit ketiga melalui Edward Neil, yang disambung oleh Alexandro Nunes pada menit ke-18. Namun, di paruh kedua, Kamboja mengejar melalui gol Sokea Sreng di menit ke-59.
Di menit ke-82, kejutan terjadi karena Kamboja berhasil mencetak gol penyeimbang 2-2. Uniknya, gol itu dipersembahkan oleh pemain Australia, Domenic Marinucci, yang menciptakan gol bunuh diri.
Hasil ini membuat Kamboja mengatasi Vietnam dalam ranking runner-up terbaik. Vietnam pun gagal lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2026.
Atas situasi ini, media Vietnam Soha mengutarakan rasa tidak percayanya. Mereka menyoroti gol bunuh diri yang disebabkan oleh Australia.
“Kamboja berhasil meraih hasil imbang yang luar biasa berkat dua gol bunuh diri dari Australia, sehingga menyingkirkan Vietnam dan melaju ke semifinal,” tulis Soha dalam judulnya.
Mereka menyoroti gol Kamboja oleh Sokea Sreng sebagai bunuh diri. Kemudian, keteledoran Marinucci juga menjadi perhatian.
“Melihat tim U19 Australia unggul 2-0 di awal pertandingan, banyak penggemar Vietnam mungkin percaya bahwa tiket ke semifinal sudah pasti milik Cong Hau dan rekan-rekannya. Namun kemudian tragedi terjadi di babak kedua,” tulisnya.





