Motif Dua Preman Keroyok Pedagang Sate di Cempaka Putih

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kebiasaan meminta makan dan minum tanpa bayar diduga menjadi pemicu pengeroyokan terhadap seorang pedagang sate di Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Hal itu terungkap setelah kedua pelaku ditangkap. Kedua pelaku berinisial PP (45) dan GBR (36) teridentifikasi melalui rekaman CCTV.

Advertisement

BACA JUGA: DPD Golkar Maluku Minta Polisi Usut Tuntas dan Ungkap Motif Penikaman Nus Kei di Bandara

"(Motif) tidak mau bayar makan dan minum," kata Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Dia menerangkan, kedua terduga pelaku memang kerap meminta makan dan minum kepada korban tanpa membayar.

“Sering minta makan minum tidak bayar,” kata Pengky

Namun, polisi masih fokus mendalami perbuatan para terduga pelaku terhadap korban yang melapor. Dugaan adanya korban lain masih dalam penyelidikan.

“Kita masih kepada korban dahulu,” ujarnya.

Kasus ini bermula dari pengeroyokan yang terjadi di Jalan Jawa, Rawasari, RT 09/RW 09, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 20.40 WIB.

Korban HL (26) kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Menindaklanjuti laporan itu, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Potensi LTJ Mamuju: Industri masa depan dan kewaspadaan ekologis
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
DPR Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Ada Maraton Internasional, Pemprov DKI Tiadakan CFD Jakarta 14 Juni 2026
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Shin Tae yong gabung Persija, Erick Thohir: Bagus dong
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Harga Emas Turun Lebih dari 1 Persen, Bayang-Bayang Kenaikan Suku Bunga Menguat
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.